Bupati Toraja Utara Launching Layanan Panggilan Darurat
Salah satu tamu undangan yang turut menyaksikan peluncuran tersebut, Salmon, mengaku layanan
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/layanan-darurat.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong, meluncurkan layanan nomor tunggal panggilan Darurat 112 Toraja Utara pada Perayaan Natal Pemerintah Kabupaten yang digelar di Art Center Rantepao, Senin (29/12/2025).
Peresmian ini dihadiri unsur forkopimda, Sekertaris Daerah Toraja Utara Salvius Pasang, perwakilan camat, perwakilan lurah, dan perwakilan kepala lembang (desa) se-Toraja Utara.
Dalam sambutannya, bupati menjelaskan bahwa kehadiran Call Center 112 Toraja Utara bertujuan untuk menekankan kemudahan, kecepatan, dan integritas layanan darurat (Polisi, Medis, SAR, dan lain sebagainya), dalam satu nomor bebas pulsa.
Ia juga mengatakan nomor tersebut bisa di akses selama 24 jam.
Selain itu, ini juga merupakan komitmen pemerintah daerah Kabupaten Toraja Utara dalam memberikan pelayanan publik prima dan perlindungan warga.
Selama ini, menurutnya, masyarakat kerap kebingungan karena harus mengingat banyak nomor berbeda untuk kondisi darurat seperti kebakaran, bencana alam, maupun tindak kejahatan.
“Selama ini masyarakat bingung karena nomor darurat berbeda-beda. Ada nomor kebakaran, bencana, dan kejahatan. Karena itu kita ambil tiga angka saja, 112, supaya mudah diingat dan cepat digunakan,” ujar bupati dari atas mimbar.
Ia menegaskan bahwa Call Center 112 merupakan layanan terpadu untuk seluruh kondisi emergency, sehingga masyarakat cukup menghubungi satu nomor untuk mendapatkan bantuan dengan cepat dan mudah.
Usai memberikan penjelasan, Bupati Frederik langsung memperagakan cara penggunaan layanan tersebut dengan menggunakan telepon genggam miliknya.
Ia menekan nomor 112, kemudian mengikuti instruksi dengan menekan tombol 1, hingga panggilan tersambung ke petugas call center.
Dalam simulasi tersebut, bupati memperagakan bagaimana laporan kondisi darurat dapat disampaikan secara langsung.
“Kita akan menggunakan call center ini seterusnya, untuk call center kebakaran, call center bencana, dan seterusnya,” ucap bupati, sambil mengangkat tangan dan menghitung dengan jari tangan kanannya.
Salah satu tamu undangan yang turut menyaksikan peluncuran tersebut, Salmon, mengaku layanan ini sangat membantu masyarakat.
Ia menilai Call Center 112 sebagai terobosan baru di Toraja Utara karena mengintegrasikan berbagai layanan darurat dalam satu nomor.
“Ini sangat membantu. Ini baru pertama kali di Toraja Utara ada satu call center untuk beberapa pelayanan darurat. Nomornya juga sangat gampang diingat dan bebas pulsa,” ujarnya.
Maka dari itu, dengan diluncurkannya Call Center 112, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berharap pelayanan darurat kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan responsif, terutama dalam situasi yang membutuhkan penanganan segera.
Toraja Utara merupakan kabupaten/kota ke-24 atau daerah termuda di Sulsel.(*)
| Juara Rinjani 100 Ultra 2026, Dian Salurante Dapat Penghargaan dari Bupati Toraja Utara |
|
|---|
| Polres Toraja Utara Tangkap Enam Warga Berjudi Ma'pasilaga Tedong |
|
|---|
| Tipikor Polres Toraja Utara Serahkan Sisa Pengembalian Dana PPPK |
|
|---|
| Baznas Libatkan Masjid Kelola dan Salurkan Hewan Kurban |
|
|---|
| Hanya 1 Orang, JCH Toraja Utara Masuk Asrama Haji Sudiang Sabtu Lusa |
|
|---|