Rabu, 3 Juni 2026

Tekno

Riset Cisco: 77 Persen Perusahaan di Indonesia Belum Siap Hadapi Era AI

Riset Cisco AI Readiness Index 2025 menemukan hanya 23 persen perusahaan di Indonesia yang siap menghadapi era kecerdasan buatan.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Riset Cisco: 77 Persen Perusahaan di Indonesia Belum Siap Hadapi Era AI
Airecht
TAK SIAP - Ilustrasi Artificial Intelligence (AI) alias kecerdasan buatan. Riset Cisco AI Readiness Index 2025 menemukan hanya 23 persen perusahaan di Indonesia yang siap menghadapi era kecerdasan buatan. Mayoritas belum memiliki infrastruktur dan keamanan digital memadai. 

“AI Infrastructure Debt awalnya tidak terlihat. Tapi lama-kelamaan, ketidaksiapan ini akan memperlambat inovasi dan meningkatkan biaya investasi,” jelas Simon.

Temuan di Indonesia menunjukkan indikasi utang infrastruktur ini cukup besar.

 

Baca juga: Komdigi Gelar IGDX 2025 di Bali, Tempat Kumpul Penerbit dan Pengembang Video Game Indonesia

 

Sekitar 55 persen perusahaan mengeluhkan biaya komputasi yang tinggi, 82 persen khawatir soal kenaikan gaji ahli AI, 70 persen kesulitan memusatkan data, dan 47 persen belum memiliki GPU memadai.

Sementara 32 persen perusahaan menilai sistemnya sudah usang, dan 29 persen menyebut infrastruktur IT tak mampu menahan beban kerja berat.

Masalah lain yang muncul adalah keamanan.

 

Baca juga: Poco M7 Resmi Rilis di Indonesia, Usung Baterai Besar dan Harga Rp2 Jutaan

 

Hanya 37 persen perusahaan di Indonesia yang dinilai siap menghadapi ancaman siber berbasis AI, sementara 56 persen menyadari adanya risiko baru yang ditimbulkan oleh teknologi tersebut.

“Ketika keamanan gagal, kepercayaan juga hilang. Dan kepercayaan adalah modal yang sangat penting. Tanpa AI yang aman, nilai yang dihasilkan pun tidak akan berkelanjutan,” ujar Simon.

 

Baca juga: Huawei Pura 80 Resmi Meluncur di Indonesia: Usung Kamera Ultra Chroma, Harga Rp10,9 Juta

 

Ikuti Jejak Pacesetters

Cisco menyarankan agar perusahaan di Indonesia memperkuat infrastruktur digital, tata kelola data, dan kesiapan SDM untuk bisa sejajar dengan para Pacesetters.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved