Tekno
Riset Cisco: 77 Persen Perusahaan di Indonesia Belum Siap Hadapi Era AI
Riset Cisco AI Readiness Index 2025 menemukan hanya 23 persen perusahaan di Indonesia yang siap menghadapi era kecerdasan buatan.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/15042023_Elon_Musk.jpg)
Hampir Semua Perusahaan Punya Rencana Pakai AI
Cisco mencatat 97 persen perusahaan di Indonesia berencana menerapkan AI agents dalam 12 bulan ke depan.
AI agents merupakan sistem kecerdasan buatan yang dapat bekerja otomatis tanpa instruksi berulang.
Sekitar 45 persen perusahaan berharap AI agents dapat bekerja berdampingan dengan karyawan mulai tahun depan.
Baca juga: Riset LayerX: 77 Persen Karyawan Tak Sadar Bocorkan Data Perusahaan ke ChatGPT
Namun, tantangan muncul karena banyak perusahaan yang belum memiliki infrastruktur memadai.
Sebanyak 29 persen responden menyatakan jaringan mereka tidak fleksibel untuk menangani beban data besar, sementara hanya 27 persen yang merasa sistemnya siap.
“Sebagian besar perusahaan sudah tahu area di mana AI bisa memberi nilai tambah, tapi hanya sepertiga yang benar-benar tahu cara mengukur dampaknya,” jelas Ben.
Selain itu, 59 persen perusahaan baru berencana menyiapkan pelatihan tenaga kerja untuk mendukung teknologi AI.
Baca juga: Spesifikasi Samsung Galaxy Z TriFold Bocor, Punya Tiga Baterai dan Layar Lipat Ganda
‘Utang Infrastruktur’ Jadi Penghambat
Dalam riset yang sama, Cisco memperkenalkan istilah AI Infrastructure Debt atau “Utang Infrastruktur AI”, yang menggambarkan kondisi perusahaan yang tertinggal karena mengadopsi AI tanpa memperkuat sistem pendukung terlebih dahulu.
| Cara Bikin Spotify Wrapped 2025, Resmi Rilis di Indonesia |
|
|---|
| Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Meluncur: HP Lipat Tiga dengan Layar 10 Inci dan Fitur Kelas Flagship |
|
|---|
| Syarat Lengkap dan Cara Daftar Jadi Pro Player di Tim ONIC Esports |
|
|---|
| iPhone Air Tak Laku, Merek Lain Tunda Rencana Bikin HP Tipis |
|
|---|
| Elon Musk Gratiskan Starlink untuk Korban Banjir Sumatera hingga Desember |
|
|---|