Siswa di Palopo Muntahkan Ayam Program MBG karena Masih Berdarah
Ia bahkan sampai memuntahkan makanan setelah mengetahui ayam yang dikira bersaus ternyata masih berdarah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/25092025_keracunan_makanan.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan.
Kali ini terjadi di SMP Negeri 8 Palopo, Sulsel, Rabu (1/10/2025).
Sejumlah siswa menemukan potongan ayam dalam menu makan siang yang masih berdarah.
Seorang siswa, Setiawan, mengaku langsung membuang ayam tersebut karena belum matang sempurna.
“Waktu saya makan ayamnya, saya lihat ada darah, jadi kubuang,” ujarnya.
Hal serupa dialami Yoga Lukman.
Ia bahkan sampai memuntahkan makanan setelah mengetahui ayam yang dikira bersaus ternyata masih berdarah.
“Kukira saos, ternyata darah. Kubuang, bahkan kumuntahkan juga,” katanya.
Temuan ini membuat beberapa siswa lain ikut berhenti makan.
Mengonsumsi ayam yang tidak matang berisiko menimbulkan penyakit akibat bakteri seperti Salmonella dan Campylobacter.
Kepala SMPN 8 Palopo, Bahrum Satria, menegaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pengelola MBG.
“Tidak boleh dibiarkan hal-hal seperti ini, karena merugikan anak-anak,” tegasnya.
Di Parepare, sejumlah orangtua bahkan sudah melarang anaknya mengonsumsi makanan dari program tersebut.
Mereka khawatir karena pernah mendapati menu basi hingga anak mengeluh sakit perut.
Laras, orang tua murid SDN 34 Parepare, mengaku kini selalu meminta anaknya membawa bekal dari rumah.
| SPPG Tengan Segera Beroperasi, MBG di Tana Toraja Bertambah 1.500 Porsi |
|
|---|
| Kepsek SDN 2 Rantepao: Gara-gara MBG, Perkembangan Fisik Siswa Lebih Bagus |
|
|---|
| Bupati Tana Toraja Ingatkan Pengelola Dapur MBG Harus Berdayakan Masyarakat Sekitar |
|
|---|
| Nikmati MBG Perdana, Siswa SMK Negeri 1 Tana Toraja Tak Lagi Cari Makan di Luar Sekolah |
|
|---|
| 536 Dapur MBG Sudah Beroperasi di Sulsel, Lalu Berapa di Toraja? |
|
|---|