Demo Kasus Kematian Nelson
Unjuk Rasa Kasus Kematian Nelson di Makale, Mahasiswa Toraja Nyaris Bentrok dengan Polisi
Seorang mahasiswa menyebut, mereka tidak akan melakukan perlawanan apabila aparat tidak menghalangi aksi.
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Imam Wahyudi
Anastasya/ Tribun Toraja
UNJUK RASA - Puluhan mahasiswa Toraja mengatasnamakan Gerakan Solidaritas Mahasiswa Toraja (Gasmator), menggelar aksi unjuk rasa mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus kematian Nelson, Kamis (28/8/2025).
“Tugas kami adalah memastikan apakah benar terdapat peristiwa pidana dalam kasus ini,” ujarnya.
Tewas Tergantung
Nelson ditemukan tewas tergantung di daerah Lamunan, Makale, Tana Toraja, pada 12 Maret 2025 lalu.
Dua pekan kemudian, hasil autopsi polisi menyatakan ia meninggal akibat asfiksia.
Namun, keluarga korban menilai terdapat banyak kejanggalan pada tubuh Nelson.
Namun, hasil autopsi tersebut ditolak keluarga korban.
Kuasa hukum keluarga, Jhony Paulus, menolak hasil autopsi polisi karena ia menilai sejumlah luka pada tubuh Nelson mencurigakan dan tidak sesuai dengan kesimpulan resmi.
Dengan membawa slogan perjuangan Toraja, “Misa’ kada di potuo, pantan kada di pomate”, mahasiswa menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.