Ada di Sulsel, 46 Daerah KLB Campak, 17 Anak Meninggal
Perlindungan optimal dari vaksin baru terlihat jika cakupan penerima vaksin di atas 95 persen dan merata di seluruh desa dan kecamatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/campak345.jpg)
"Alhamdulillah target kami hari ini 3.522 anak, dan sampai cut off laporan pada pukul 14.00 WIB sudah mencapai 6.336 anak yang dilakukan imunisasi," kata Achmad.
Campak merupakan penyakit infeksi virus yang sangat menular, disebabkan oleh virus Morbillivirus.
Campak menyerang saluran pernapasan dan menyebar melalui droplet (percikan liur) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.
Penyakit ini bisa berakibat fatal, terutama pada anak-anak dan orang dengan daya tahan tubuh yang lemah.
Komplikasi serius meliputi radang paru-paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), diare berat, kebutaan, dan kematian, terutama jika korban tidak diimunisasi.
Berikut sebaran KLB campak hingga minggu ke-33 tahun 2025 mengutip dari data Kemenkes:
Sumatera Utara
1. Kota Medan (351)
2. Del Serdang (154)
3. Tapanuli Selatan (l6)
4. Kota Tebing Tinggi (10]
5. Padang LaWwas (8)
6. Dairi (4)
7. Samosir (31)
8. Tapanuli Tengah (3)
9. Mandailing Natal (2)
10. Kota Pematang Siantar (2)
11. Padang Lawas Utara (2)
Sumatera Barat
1. Agam (K1: 3)
2. Agam (K2: 2)
3. Agam (K3: 2)
4. Sijunjung (2)
Banten
1. Serang (71)
2. Kota Tangsel (6)
3. Kota Tangerang (K1: 6)
4. Kota Tangerang [K2: 5]
5. Tangerang (5)
Jakarta
1. Kota Jakarta Barat (5)
2. Kota Jakarta Utara (2)
Jawa Barat
1. Garut (6)
2. Cirebon (3)