Serunya Canyoning di Air Terjun Sarambu Dama Tana Toraja
Setibanya di lokasi, peserta langsung disambut megahnya air terjun setinggi 70 meter yang menjadi arena uji adrenalin.
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/canyoning.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Sarira Exped menggelar kegiatan canyoning di Air Terjun Sarambu Dama’, Lembang Burasia, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Minggu (24/8/2025).
Canyoning merupakan aktivitas menyusuri aliran air di ngarai dan sungai dengan menggabungkan berbagai tantangan, mulai dari mendaki, menuruni tebing air terjun menggunakan tali, hingga meluncur di jalur air.
Salah satu momen paling seru dari kegiatan ini adalah rappelling, yakni menuruni tebing di bawah derasnya guyuran air terjun.
Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 1 jam 15 menit dari Kolam Makale, pusat Kota Tana Toraja.
Setibanya di lokasi, peserta langsung disambut megahnya air terjun setinggi 70 meter yang menjadi arena uji adrenalin.
Sebanyak 12 peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Demi keamanan, mereka dibekali perlengkapan standar seperti tali kernmantle, carabiner, harness, descender, serta pelindung kepala, lutut, siku, hingga cowstail.
Meski harus berhadapan dengan tebing licin dan derasnya aliran air, para peserta tetap antusias menaklukkan tantangan.
Suasana semakin menyenangkan berkat pemandangan hijau pegunungan dan udara sejuk khas Toraja.
Tak hanya peserta, puluhan anak-anak pengunjung juga ikut meramaikan kegiatan.
Mereka tampak menikmati kesegaran air terjun sambil menyaksikan aksi para pegiat canyoning.
Sarira Exped sendiri dikenal sebagai penyedia perlengkapan outdoor, mulai dari tenda, sepatu bot, hingga matras.
Namun, seiring waktu komunitas ini juga mengembangkan berbagai kegiatan petualangan alam seperti canyoning, caving, climbing, dan hiking.
Kegiatan di Sarambu Dama’ ini menjadi bukti bahwa Toraja bukan hanya terkenal dengan budaya dan adat istiadatnya, tetapi juga menyimpan potensi wisata petualangan alam luar biasa.
Melalui aktivitas petualangan seperti canyoning, wisatawan bisa menikmati sisi lain Toraja yang lebih dekat dengan air terjun, tebing, dan panorama pegunungan.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar olahraga ekstrem, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi wisata alam Toraja kepada wisatawan lokal maupun mancanegara. Toraja tidak hanya tentang budaya, tetapi juga kaya panorama alam yang menakjubkan,” ujar salah satu panitia.
Jadi, bagaimana Tribuners? Siap mencoba serunya canyoning di Sarambu Dama’?
| Parang Toraja Buatan Markus So Langi Bernilai Seni, Harganya Rp8 Juta |
|
|---|
| Sepatu dan Baju Saya dari Keringat Buruh |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, Dishub Tana Toraja Kurangi Pergerakan |
|
|---|
| Lewat Stakeholder’s Day 2026, KPPN Makale Dorong Transaksi Non-Tunai |
|
|---|
| Permudah Akses Penyandang Disabilitas, Disnaker Tana Toraja Pindah Kantor |
|
|---|