Atribut One Piece Jadi Sorotan Hingga Dilarang, Pernah Dikibarkan Anies Baswedan dan Gibran
Foto lama yang beredar menunjukkan Anies membentangkan bendera Jolly Roger dan mengenakan topi jerami khas karakter Luffy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/05082025_One_Piece.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, pengibaran bendera bajak laut Jolly Roger dari anime One Piece menuai kontroversi.
Bendera khas kelompok Topi Jerami itu terlihat dikibarkan di berbagai tempat seperti mobil, rumah, perahu, hingga fasilitas umum.
Fenomena ini menarik perhatian publik setelah pemerintah pusat mengeluarkan larangan terkait pengibaran bendera tersebut.
Namun, setahun sebelumnya, bendera One Piece sempat menjadi bagian dari strategi politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Beberapa tokoh nasional diketahui memamerkan atribut One Piece tanpa ada larangan dari otoritas terkait pada waktu itu.
Salah satu yang sempat membentangkan bendera tersebut adalah Calon Presiden 2024 Anies Baswedan.
Selain Anies, Calon Wakil Presiden 2024 Gibran Rakabuming Raka juga pernah tampil mengenakan atribut One Piece.
Anies Baswedan merupakan calon presiden nomor urut 1 yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar.
Sementara Gibran Rakabuming Raka adalah calon wakil presiden nomor urut 2 mendampingi Prabowo Subianto.
Foto lama yang beredar menunjukkan Anies membentangkan bendera Jolly Roger dan mengenakan topi jerami khas karakter Luffy.
Aksi tersebut menjadi simbol dari pesan keadilan dan perubahan yang diusung oleh pasangan AMIN (Anies-Muhaimin).
Komunitas penggemar One Piece, yang menyebut diri mereka Nakama, mendukung penuh pasangan AMIN saat kampanye berlangsung.
Mereka menilai Anies dan Muhaimin memiliki semangat perjuangan yang sejalan dengan nilai-nilai dalam cerita One Piece.
Nakama bahkan menyebut diri mereka "Nakama AMIN" karena merasa ada kesamaan antara perjuangan AMIN dan kisah pembebasan di One Piece.
Koordinator Nakama AMIN, Ahmad Jilul, menyatakan bahwa anime One Piece sarat dengan pesan politik dan perlawanan terhadap ketidakadilan.
Ia menyinggung soal karakter World Government dalam anime sebagai simbol oligarki yang harus dilawan, sebagaimana yang dilakukan AMIN terhadap isu-isu nasional.
Ahmad juga menyebut Anies konsisten berpihak pada rakyat kecil, seperti dalam kasus penolakan reklamasi dan pembelaan terhadap warga Rempang.
Menurutnya, Indonesia tidak boleh menjadi seperti negeri Wano dalam One Piece yang ditindas oleh penguasa jahat seperti Kaidou.
Meskipun ada yang menyebut Anies sebagai "nakama karbitan", komunitas tersebut tetap menyebutnya sebagai nakama sejati.
Mereka menilai karakter Anies mencerminkan semangat Luffy, yaitu berpihak pada rakyat lemah dan menegakkan keadilan.
Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka juga sempat menarik perhatian karena mengenakan atribut One Piece saat debat cawapres.
Dalam debat yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Gibran terlihat memakai pin Jolly Roger di kemeja birunya.
Saat ditanya soal atribut tersebut, Gibran menunjuk ke saku kanan bajunya sebagai tempat menyimpan pin bergambar bajak laut itu.
Aksi tersebut membuat gaya kampanye Gibran juga dikaitkan dengan fandom anime populer tersebut.
Momen ini menunjukkan bahwa simbol budaya pop seperti One Piece telah memasuki ranah politik nasional.
Namun, dengan munculnya larangan dari pemerintah, penggunaan simbol-simbol nonresmi pada perayaan kemerdekaan kini jadi bahan evaluasi.
One Piece Dulu Gimmick Kampanye Kini Dilarang
Atribut One Piece digunakan untuk membangun citra, menciptakan buzz, atau meningkatkan keterlibatan pemilih.
Namun, kini simbol perlawanan itu dilarang.
Aparat dan pemerintah daerah menganggap simbol tersebut tidak relevan dengan perayaan kemerdekaan.
Sehingga sejumlah mural One Piece di jalanan telah dihapus atas permintaan aparat serta pemerintah desa.
Di Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) menertibkan bendera dan atribut One Piece.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Surabaya, Tundjung Iswandaru, menegaskan simbol tengkorak itu tidak ada kaitannya dengan HUT RI.
"Masak HUT RI gambarnya tengkorak," ujar Tundjung, Senin (4/8/2025).
Ia menambahkan, penertiban ini bertujuan menggencarkan pemasangan bendera Merah Putih di seluruh kota.
Penghapusan mural One Piece juga terjadi di RT 3 RW 8 Kelurahan Sewu, Jebres, Solo, Jawa Tengah.
Di Solo, Jawa Tengah, mural One Piece di Kelurahan Sewu, Jebres, juga dihapus.
Camat Jebres, Samsu Tri Wahyudi, mengatakan personel TNI dikerahkan untuk menjaga kondusifitas.
"Ya untuk kondusifitas dari pada ada yang memviralkan di medsos," kata Samsu, Senin.
Mural yang dibuat warga pada Minggu malam itu langsung dihapus keesokan harinya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Momen Anies dan Gibran Pamerkan One Piece di Pilpres 2024, Dulu Gimmick Politik Kini Dilarang
| Di Hadapan Tokoh Adat Manokwari, Wapres Gibran Jelaskan Isu Dirinya Diasingkan ke Papua |
|
|---|
| One Piece Season 2 Tayang di Netflix Mulai Maret 2026, Lanjutkan Petualangan Luffy di Grand Line |
|
|---|
| Sepanggung dengan Iwan Fals, Rocky Gerung Sindir Gibran: “Anak Sekecil Itu Disuruh Jadi Wapres” |
|
|---|
| Ahmad Ali: PSI Tak Siapkan Gibran Lawan Prabowo di Pemilu 2029 |
|
|---|
| Penggugat Ajukan Proposal Perdamaian, Gibran Harus Minta Maaf dan Mundur sebagai Wapres |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.