Minggu, 17 Mei 2026

Tarif Impor AS ke Indonesia 0 Persen, Kenapa iPhone Masih Mahal?

Meskipun tarif impor produk AS ke Indonesia kini 0 persen, harga iPhone tetap mahal. Alasannya? iPhone bukan buatan Amerika. Simak penjelasan ekonom.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Tarif Impor AS ke Indonesia 0 Persen, Kenapa iPhone Masih Mahal?
Apple
TARIF IMPOR - iPhone 16, iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro, iPhone 16 Pro Max. Meskipun tarif impor produk AS ke Indonesia kini 0 persen, harga iPhone tetap mahal. Alasannya? iPhone bukan buatan Amerika. Simak penjelasan ekonom Bhima Yudhistira. 

 

Produk yang Dapat Fasilitas Tarif 0 Persen

Kebijakan tarif 0 persen ini lebih diarahkan pada produk-produk strategis yang benar-benar diproduksi di AS, antara lain:

  • Suku cadang pesawat terbang
  • Mesin industri dan produk plastik
  • Obat-obatan dan produk farmasi
  • Energi (BBM, LNG, elpiji)
  • Produk pertanian seperti kedelai, gandum, dan jagung

 

Baca juga: Cegah PHK Karyawan Pabrik, Pemerintah Perketat Impor Produk Tekstil

 

Petani dan Peternak Lokal Terancam

Di sisi lain, Bhima mengingatkan bahwa kebijakan ini dapat menimbulkan ancaman serius bagi sektor produksi dalam negeri, terutama pertanian dan peternakan.

Produk seperti susu dan kedelai dari AS diprediksi akan lebih mudah masuk dan bersaing dengan produk lokal.

“Sebelum kebijakan tarif saja, Indonesia sudah jadi negara tujuan ekspor dairy product nomor 7 bagi AS. Sekarang bisa makin parah, permintaan produk susu lokal bisa hilang sama sekali,” jelas Bhima.

Kondisi serupa juga mengancam petani kedelai lokal.

Saat ini saja, 80 persen kebutuhan kedelai nasional dipenuhi lewat impor.

“Konsumen senang, tetapi petani kedelai tentunya akan menjerit dengan tarif 0 persen dari barang Amerika,” tegas Bhima.

(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved