Tarif Impor AS ke Indonesia 0 Persen, Kenapa iPhone Masih Mahal?
Meskipun tarif impor produk AS ke Indonesia kini 0 persen, harga iPhone tetap mahal. Alasannya? iPhone bukan buatan Amerika. Simak penjelasan ekonom.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/apple-iphone-16-1092024.jpg)
Produk yang Dapat Fasilitas Tarif 0 Persen
Kebijakan tarif 0 persen ini lebih diarahkan pada produk-produk strategis yang benar-benar diproduksi di AS, antara lain:
- Suku cadang pesawat terbang
- Mesin industri dan produk plastik
- Obat-obatan dan produk farmasi
- Energi (BBM, LNG, elpiji)
- Produk pertanian seperti kedelai, gandum, dan jagung
Baca juga: Cegah PHK Karyawan Pabrik, Pemerintah Perketat Impor Produk Tekstil
Petani dan Peternak Lokal Terancam
Di sisi lain, Bhima mengingatkan bahwa kebijakan ini dapat menimbulkan ancaman serius bagi sektor produksi dalam negeri, terutama pertanian dan peternakan.
Produk seperti susu dan kedelai dari AS diprediksi akan lebih mudah masuk dan bersaing dengan produk lokal.
“Sebelum kebijakan tarif saja, Indonesia sudah jadi negara tujuan ekspor dairy product nomor 7 bagi AS. Sekarang bisa makin parah, permintaan produk susu lokal bisa hilang sama sekali,” jelas Bhima.
Kondisi serupa juga mengancam petani kedelai lokal.
Saat ini saja, 80 persen kebutuhan kedelai nasional dipenuhi lewat impor.
“Konsumen senang, tetapi petani kedelai tentunya akan menjerit dengan tarif 0 persen dari barang Amerika,” tegas Bhima.
(*)
| iPhone Air Tak Laku, Merek Lain Tunda Rencana Bikin HP Tipis |
|
|---|
| Apple Lakukan PHK di Divisi Penjualan, Gelombang PHK di Industri Teknologi Berlanjut |
|
|---|
| Ngaku Fans Berat Jackie Chan, Presiden AS Donald Trump Minta Film 'Rush Hour 4' Segera Diproduksi |
|
|---|
| Kenapa Apple Tidak Pernah Rilis iPhone 9? Ini Penjelasannya |
|
|---|
| Cara Blokir Telepon Spam di HP Android dan iPhone agar Terhindar dari Penipuan |
|
|---|