Inilah 26 Merek Beras Premium Oplosan yang Beredar, Pemiliknya Diperiksa
Satgas Pangan Polri telah memeriksa 6 perusahaan dan 8 pemilik merek dalam penyelidikan yang kini masuk tahap pendalaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/gudane343.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Praktik pengoplosan beras kembali mencuat ke publik.
Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri kini tengah menyelidiki dugaan kecurangan pencampuran beras premium dengan beras kualitas rendah yang dilakukan sejumlah produsen beras kemasan.
Sedikitnya 26 merek beras kemasan 5 kilogram diduga tidak sesuai dengan mutu dan takaran yang tertera di label.
Satgas Pangan Polri telah memeriksa 6 perusahaan dan 8 pemilik merek dalam penyelidikan yang kini masuk tahap pendalaman.
“Mulai hari ini penyidik Satgas Pangan Polri melakukan pemeriksaan terhadap pemilik merek beras kemasan lainnya,” ujar Brigjen Helfi Assegaf, Kepala Satgas Pangan sekaligus Dirtipideksus Bareskrim Polri, Selasa (15/7/2025).
Dugaan utama mengarah pada manipulasi isi kemasan yang tidak sesuai dengan label mutu dan jenis beras yang dijual, sehingga berpotensi merugikan konsumen secara luas.
Berikut adalah daftar 26 merek beras yang diduga oplosan
Wilmar Group:
Sania
Sovia
Fortune
Siip
PT Food Station Tjipinang Jaya:
Alfamidi Setra Pulen
Beras Premium Setra Ramos
Beras Pulen Wangi
Food Station
Ramos Premium
Setra Pulen
Setra Ramos
PT Belitang Panen Raya (BPR):
Raja Platinum
Raja Ultima
PT Unifood Candi Indonesia:
Larisst
Leezaat
PT Buyung Poetra Sembada Tbk:
Topi Koki
PT Bintang Terang Lestari Abadi:
Elephas Maximus
Slyp Hummer
Sentosa Utama Lestari (Japfa Group):
Ayana
PT Subur Jaya Indotama:
Dua Koki
Beras Subur Jaya
CV Bumi Jaya Sejati:
Raja Udang
Kakak Adik
PT Jaya Utama Santikah:
Pandan Wangi BMW Citra
Kepala Pandan Wangi
Medium Pandan Wangi
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Daftar 26 Merek Beras yang Diduga Mutu dan Takaran Tidak Sesuai Regulasi
| Warung Makan di Makale Tana Toraja Kurangi Takaran Nasi Dampak Beras Mahal |
|
|---|
| Beras Naik, Disperindag Sulsel Sebut Wajar |
|
|---|
| Mentan Amran Sulaiman Temukan 212 Merek Beras Premium Tak Sesuai Standar |
|
|---|
| Kasus Dugaan Pertamax Oplosan Pertamina, LBH Jakarta Terima 519 Aduan Warga |
|
|---|
| Dirut Pertamina Tegaskan Kualitas BBM Sesuai Standar Ditjen Migas |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.