Anaknya Tak Lulus Jalur Domisili, Warga Antang Tutup Jalan ke SMAN 12 Makassar
warga akhirnya bersedia membuka blokade jalan dan menyampaikan tuntutan mereka langsung kepada pihak sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/msna32322.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Sejumlah warga Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulsel, memblokade Jalan Moha Lasuloro yang merupakan jalan menuju SMA Negeri 12 Makassar, Kamis (3/7/2025) pagi.
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes karena anak-anak mereka tidak lolos dalam proses Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.
Warga menutup Jalan Moha Lasuloro dengan besi hollow dan berkumpul di badan jalan.
Aksi dimulai sejak pukul 05.30 Wita dan langsung menghambat arus lalu lintas di kawasan perumahan padat penduduk itu.
“Ini satu-satunya akses dari barat ke timur. Penutupan ini mengganggu aktivitas warga lainnya,” kata Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’longan, yang turun langsung memediasi.
Menurut Semuel, warga merasa kecewa karena sejumlah anak yang tinggal dekat dengan SMA Negeri 12 Makassar tidak diterima, baik melalui jalur zonasi maupun jalur prestasi.
Aksi tutup jalan pun dijadikan tekanan agar pihak sekolah merespons keluhan mereka.
“Keluhannya karena anak-anak mereka yang tinggal sangat dekat dengan sekolah justru tidak diterima. Kami langsung arahkan agar mereka bertemu pihak sekolah untuk berdialog,” jelasnya.
Setelah proses mediasi, warga akhirnya bersedia membuka blokade jalan dan menyampaikan tuntutan mereka langsung kepada pihak sekolah.
Wakil Kepala SMA Negeri 12 Makassar, Abdul Kadir, membenarkan bahwa sebelumnya warga sempat datang ke sekolah membawa aspirasi tentang empat calon siswa yang tidak lolos.
“Saya sudah minta agar bersabar. Dari empat yang diusulkan, dua sudah kami akomodir sejak awal berdasarkan nilai tertinggi,” ucap Abdul Kadir.
Ia menilai aksi penutupan jalan tersebut disebabkan oleh miskomunikasi.
“Mereka belum tahu kalau sebenarnya semua sudah kami akomodir. Setelah komunikasi dengan kepala sekolah dan dinas, keempat siswa itu kini diterima,” tegasnya.
Dengan pengakomodasian penuh terhadap empat calon siswa tersebut, pihak sekolah berharap kejadian serupa tidak terulang, dan warga bisa terus menjalin komunikasi secara terbuka.(emba)
| Pendaftaran SPMB Sulsel 2025 Resmi Diperpanjang hingga 11 Juni, Simak Syarat Lengkap Tiap Jalur |
|
|---|
| Hari Ini Pendaftaran SPMB SMA Jalur Domisili, Afirmasi, dan Mutasi. Ini Berkas yang Harus Disiapkan |
|
|---|
| DPRD Sulsel Kritik Sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru |
|
|---|
| Hapal Alquran 10 Juz Bebas Pilih Sekolah, Jarak Rumah Bukan Penentu Kelulusan SPMB |
|
|---|
| SPMB 2025 Gantikan PPDB, Dinas Pendidikan Toraja Utara Sebut Tunggu Petunjuk Teknis dari Pusat |
|
|---|