Kamis, 30 April 2026

Konflik Iran vs Israel

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Indonesia Kena Dampaknya

Selat Hormuz merupakan jalur strategis pengiriman minyak mentah yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar dunia. 

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Indonesia Kena Dampaknya
Grafis Tribunnews
SELAT HORMUZ - Grafis dampak yang ditimbulkan jika Iran menutup Selat Hormuz. Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz sebagai respon atas serangan Amerika Serikat pada 3 fasilitas nukril Iran ada 21-22 Juni 2025. 

"Begitu harga BBM naik, diteruskan ke pelaku usaha dan konsumen, membuat pertumbuhan konsumsi rumah tangga melambat. Proyeksinya jika perang berlangsung lebih lama, ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh 4,5 persen year on year tahun ini," ucapnya.

Target pertumbuhan ekonomi 8 persen pun dinilai semakin jauh dari jangkauan.

“Makin berat mencapai target 8 persen pertumbuhan ekonomi karena situasi eksternalnya terlalu berat, ditambah adanya efisiensi anggaran pemerintah,” tambah Bhima.

Bhima pun memberikan empat rekomendasi agar pemerintah bisa meredam dampak negatif konflik ini terhadap perekonomian nasional.

1. Mengamankan investasi Timur Tengah

"Segera mengamankan komitmen investasi dari negara Timur Tengah khususnya GCC (UAE, Qatar, Saudi, dsb) sebelum eskalasi konflik di Timur Tengah terus naik," ucap Bhima

2. Dorong energi terbarukan

"Mendorong pengembangan energi terbarukan lebih cepat sehingga ketahanan energi dapat terjaga, tidak terlalu bergantung pada impor BBM dan LPG," sambungnya.

3. Percepat serapan anggaran

"Mempercepat serapan anggaran khususnya yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja," kata Bhima

4. Turunkan suku bunga

"Bank Indonesia wajib memastikan transmisi suku bunga yang lebih rendah ke bank domestik," tutur Bhima.

Diketahui, Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia kembali terancam ditutup di tengah memanasnya konflik antara AS dan Iran.

Iran sebelumnya kerap mengancam penutupan selat ini setiap kali tensi geopolitik meningkat, termasuk saat dikenai sanksi ekonomi atau terjadi serangan militer.

Penutupan Selat Hormuz dikhawatirkan akan mengganggu suplai energi global dan memicu lonjakan harga minyak dunia dalam waktu singkat.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved