Senin, 8 Juni 2026

Pesawat Jamaah Haji Indonesia Kembali dapat Ancaman Bom

Pesawat saat ini ditempatkan di lokasi steril, jauh dari posisi parkir pesawat lain, untuk kepentingan penyelidikan dan pengamanan.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Pesawat Jamaah Haji Indonesia Kembali dapat Ancaman Bom
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
TEROR BOM: Pesawat Saudia Airlines SVA 5688 Rute Muscat, Arab Saudi tujuan Surabaya mendarat darurat di bandara Internasional Kualanamu, Sabtu (21/6/2025). Pesawat yang mengangkut jamaah haji ini mendapat darurat karena mendapat teroro bom. 

TRIBUNTORAJA.COM - Ancaman bom kembali dialami pesawat Saudi Airlines yang membawa jamaah haji Indonesia.

Kali ini, pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SVA 5688 rute Jeddah-Surabaya ini mendapat terror bom saat memasuki wilayah Indonesia.

Akibatnya, pesawat yang membawa  membawa total 376 penumpang terdiri dari 196 jemaah laki-laki, 180 perempuan, serta 13 awak kabin itu lagi-lagi mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Sabtu (21/6/2025).

"Para penumpang berasal dari Kloter 33 Embarkasi Surabaya. Seluruhnya telah dievakuasi ke area terminal bandara," kata Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumut, Imam Mukhair.

Pesawat saat ini ditempatkan di lokasi steril, jauh dari posisi parkir pesawat lain, untuk kepentingan penyelidikan dan pengamanan.

Petugas gabungan dari otoritas bandara, TNI, Polri, serta unsur Kemenag turun tangan dalam proses evakuasi dan penanganan penumpang.

Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dan humanis, tanpa kepanikan, guna menghindari potensi risiko.

Imam menyebutkan, Kanwil Kemenag Sumut ikut mendampingi jamaah sejak proses evakuasi.

Kapolda Sumatera Utara Irjen, Whisnu Hermawan, mengatakan proses evakuasi dan pemeriksaan pesawat masih berlangsung.

“Sudah, lagi evakuasi penumpang dan pengecekan pesawat oleh tim jibom Satuan Brimob Polda Sumut,” kata Whisnu.

Seluruh penumpang telah dipindahkan ke terminal dan dilakukan pemeriksaan keamanan.

Sementara itu, barang-barang penumpang masih dalam pesawat. Tim penjinak bom dari Kodam I/Bukit Barisan dan Brimob Polda Sumut pun melakukan penyisiran di seluruh badan pesawat untuk memastikan benar tidaknya informasi bom tersebut.

Pesawat SVA 5688 itu dikabarkan mendarat darurat di Kualanamu sekitar pukul 09.27 WIB.

Hingga kini, belum ada laporan korban, dan otoritas terkait masih melakukan penyelidikan terhadap sumber ancaman.

Istirahat di Hotel

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved