Minggu, 17 Mei 2026

154 Ha Hutan Dikelola KTH Tandung Nanggala Lestari Sangulele, Kemenhut: Manfaatkan dengan Baik  

kawasan hutan ini bisa dimanfaatkan dengan pola agroforestry, yaitu mengembangkan tanaman seperti Kopi, alpukat, Kakao, Durian, Langsat, dan lainnya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto 154 Ha Hutan Dikelola KTH Tandung Nanggala Lestari Sangulele, Kemenhut: Manfaatkan dengan Baik  
TribunToraja/Freedy Samuel
FESTIVAL HUTAN - Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, disambut tarian bambu oleh anak-anak Toraja saat tiba di lokasi Festival Hutan Toraja dalam rangka perayaan HUT ke-78 Gereja Toraja di Tandung Nanggala, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Sulsel, Sabtu (14/6/2025). Pada kesempatan itu, Raja Juli meminta kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Tandung Nanggala Lestari Sangulele agar memanfaatkan lahan denan baik dan bijak. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 Gereja Toraja sekaligus puncak Festival Hutan Toraja 2025.

Kegiatan digelar di Tandung Nanggala, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Sulsel, Sabtu (14/6/2025).

Kedatangan Raja Juli Antoni disambut meriah dengan tarian bambu atau tarian Tirra khas Toraja.

Tarian ini dilakukan sejumlah anak lelaki mengenakan busana khas Toraja berjalan mengiringi rombongan sambil menari menggunakan bambu.

Bambu tersebut menghasilkan suara yang cukup unik, seperti pentungan yang berbunyi nyaring.

Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, didampingi Ketua BPS Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui, menyambut Raja Juli Antoni di lokasi.

Frederik pun mengenakan selempang khas Toraja dan Beke' yaitu topi khas Toraja bewarna putih dengan motif tenun Toraja kepada Raja Juli.

Selain Raja Juli, sejumlah pejabat juga hadir dalam puncak Festival Hutan Toraja ini.

Nampak Direktur Mind ID, Grace Natalie; Wakil Duta Besar New Zealand (Selandia Baru), Giselle Larcombe; Sekretaris Jenderal Kemenhut/PLT Dirjen Perhutanan Sosial, Dr Ir Mahfudz MP; Direktur Jenderal PDASRH, Ir Dyah Murtiningsih MHum; Walikota Makassar, Munafri Arifuddin; Bupati Mamasa, Welem.Sambolangi; Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile; hingga perwakilan Perseketuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).

Seluruh tamu undangan disuguhkan Jus Tamarilla yaitu jus Terong Belanda, buah yang banyak ditemukan dan dibudidaya di Toraja.

Uniknya, jus ini disajikan bukan menggunakan gelas, tapi dalam wadahnya yang terbuat dari bambu.

Oleh orang Toraja menyebutkan Suke'.

Dalam sambutannya, Raja Juli Antoni mengaku terpesona dengan keindahan Toraja. Ia menyebut Toraja merupakan destinasi wisata yang sangat indah.

"Toraja itu indah, termasuk keindahan alam hutan, hingga toleransi antar umat beragama," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) periode 2000 - 2002 ini menjelaskan program Perhutanan Sosial.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved