Sabtu, 16 Mei 2026

Meninggal di Makassar, Ustad Yahya Waloni Akan Dimakamkan di Jakarta

Ia datang ke Makassar dalam rangka Safari Dakwah selama sepekan di Kota Daeng.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Meninggal di Makassar, Ustad Yahya Waloni Akan Dimakamkan di Jakarta
ist
USTAD YAHYA MENINGGAL - Pendakwa Ustad Dr HM Yahya Waloni Mth (55) saat berceramah di sebuah acara tahun 2021 lalu (kiri) dan istrinya Sitti Mutmainnah (34) (kanan) saat dipaph ke masjid saat mendengar kabar kematian Ustad Yahya, Jumat (6/6/2025). Ustad Yahya meninggal dunia usai memberikan ceramah Salat Jumat di Masjid Darul Falah, Minasa Upa, Gunung Sari, Rappocini, Makassar, Jumat (6/6/2025) siang. 

Harfan duduk di shaf pertama saat khutbah.

Dia jadi satu dari sekitar 200 jamaah sekaligus saksi mata, insiden wafatnya ustad Muallaf ini.

Dikisahkan, ustad Yahya Waoni, sudah dijadwalkan panitia masjid sebagai khatib Jumat sejak pekan lalu.

Pagi harinya, Magister Theologia ini memberi khutbah Idul Adha di sebuah masjid di pusat Kota Makassar.

Bersama istrinya, Sitti Mutmainnah (34), Ustad Yahya menginap di Hotel Prima, Jl Dr SAM Ratulangi, Makassar, sekitar 9,7 km dari Masjid Darul Falah.

Pukul 10.30 wita, panitia menjemput Yahya.

Baca juga: Masjid Raya Makale Sembelih Hewan Kurban 17 Sapi dan 2 Kambing, Berbagi ke Muslim di Pelosok

Masih sempat menyaksikan proses penyembelihan hewan qurban di halaman timur masjid.

Bersama istrinya dijamu di rumah salah seorang takmir, sekitar 75 meter dari masjid.

Pukul 11.30 Wita, ustad Yahya masuk ke Masjid. Dia duduk di shaf pertama, membaca surah Al Kahfi dan berzikir.

Pukul 12.05 Wita, usai Azan, panitia mempersilahkan khatib naik ke mimbar.

"Tema khutbah Ustad, tentang kekuatan iman. Ujian Nabi Ibrahim yang menyembelih Ismail, sebagai bukti ketaatan individu, keluarga dan umat Muslim," ujar Harpan Sakti.

Khutah berlangsung sekitar 15 menit. Jamaah disebut memadati ruang utama hingga lantai dua.

"Saya di lantai dua, dan menyimak dengan jernih pesan-pesannya," ujar Prof Dr Syahruddin Usman (61), 
guru besar Tarbiyah UIN sekaligus jamaah.

Pukul 12.25 Wita, usai khutbah pertama, ustad Yahya kembali berdiri dan menyampaikan khutbah tanpa teksnya.

"Usia baca shalawat nabi dan Sebelum bacakan doa khutbah terakhir, langsung pegang dada, jatuh di mimbar. Saya kira mau minum," ujar Harpan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved