Senin, 18 Mei 2026

Kesehatan

Waspada Henti Jantung saat Olahraga Lari, Ini Penjelasan Dokter

Iwan juga menyarankan agar latihan dilakukan secara bertahap, diawali dengan pemanasan selama 10–15 menit dan diakhiri dengan pendinginan.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Waspada Henti Jantung saat Olahraga Lari, Ini Penjelasan Dokter
IST
HENTI JANTUNG - Ilustrasi serangan jantung. Dr. Iwan Wahyu Utomo, AIFO.K, mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko penyakit jantung yang bisa muncul saat berolahraga, termasuk olahraga lari. 

TRIBUNTORAJA.COM – Tragedi meninggalnya Leonard Darmawan (23), WNI yang kolaps saat mengikuti ajang 2XU Compression Run di Singapura, menjadi pengingat penting akan risiko henti jantung saat olahraga lari.

Leonard sempat diberikan pertolongan oleh peserta lain sebelum dibawa ke Singapore General Hospital, namun nyawanya tak tertolong.

Ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (27/4/2025) pukul 08.01 waktu setempat.

 

 

Berdasarkan surat kematian dari Health Sciences Authority, Leonard mengalami gagal jantung dan pernapasan.

Menanggapi insiden tersebut, Dr. Iwan Wahyu Utomo, AIFO.K, menegaskan pentingnya deteksi dini penyakit jantung sebelum memulai aktivitas olahraga intens seperti lari.

“Pemeriksaan jantung sebelum mengikuti lomba lari itu tentu sangat penting,” ujar Iwan kepada Kompas.com, Sabtu (3/5/2025).

 

Baca juga: Annar Sampetoding Drop Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Uang Palsu, Penyakit Jantung Kambuh

 

Ia menjelaskan bahwa tidak semua penyakit jantung menunjukkan gejala, terutama pada usia muda.

Justru, menurutnya, banyak kasus gangguan jantung bawaan atau irama jantung abnormal muncul pertama kali saat usia 20-an.

“Usia muda bukan jaminan bebas dari penyakit jantung. Justru banyak kasus kelainan jantung tanpa gejala muncul pada usia 20-an,” katanya.

 

Baca juga: Pengacara Kondang Elza Syarief Dikabarkan Alami Serangan Jantung usai Dapat Tagihan Rp 55 Miliar

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved