Organisasi Wartawan Tolak Program Rumah Bersubsidi bagi Jurnalis
Jika jurnalis mendapatkan rumah dari Komdigi, tidak bisa dielakkan kesan publik bahwa jurnalis sudah tidak kritis lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/berikut-syarat-dan-cara-beli-rumah-subsidi-lewat-bpjs-ketenagakerjaan-bunga-5-persen-flat-per-tahun.jpg)
"Karena itu persyaratan kredit rumah harus berlaku untuk semua warga negara tanpa harus membedakan profesinya," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan.
“Pemerintah mesti fokus bagaimana persyaratan kredit rumah terjangkau semua lapisan
masyarakat," kata Herik.
"IJTI mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian kepada jurnalis, tapi berharap pemerintah bisa membantu pers dengan berbagai regulasi yang bisa membangun ekosistem media dengan baik," tambahnya.
Herik Kurniawan menyarankan Dewan Pers tidak perlu terlibat dalam program tersebut. Karena Dewan Pers mandatnya lebih fokus pada jurnalistik, sementara program rumah subsidi untuk jurnalis tidak terkait langsung dengan pers.
"Tidak perlu ada campur tangan Dewan Pers. Karena bukan mandat Dewan Pers untuk mengurusi perumahan," kata Herik Kurniawan.
Jurnalis memang membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Namun, sebaiknya para jurnalis memperoleh program kredit rumah bersubsidi lewat jalur normal, bersama-sama dengan warga negara yang lain.
Dan rumah adalah kebutuhan pokok yang juga menjadi tanggung jawab negara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Akan lebih baik jika pemerintah fokus pada pengadaan rumah yang terjangkau oleh warga negara dan target 3 juta rumah benar terpenuhi.
Jika pemerintah mau memperbaiki kesejahteraan jurnalis, seharusnya memastikan perusahaan media menjalankan UU Tenaga Kerja.
"Termasuk memastikan upah minimum jurnalis, memperbaiki ekosistem media, dan menghormati kerja-kerja jurnalis,” kata Nany Afrida.
Jika upah jurnalis sudah layak, maka kredit rumah dengan mudah dapat dipenuhi.
“Jurnalis termasuk fotografer, membutuhkan jaminan kebebasan dan keamanan ketika
melakukan liputan," kata Reno Esnir.
Karena itu sebaiknya program pemerintah fokus pada jaminan keamanan saat jurnalis meliput.
(*)
rumah subsidi
Meutya Hafid
Aliansi Jurnalis Independen (AJI)
Pewarta Foto Indonesia (PFI)
Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)
| Menkomdigi Ungkap 45 Persen Anak Indonesia Jadi Korban Bully Lewat Chatting |
|
|---|
| Komdigi Gelar IGDX 2025 di Bali, Tempat Kumpul Penerbit dan Pengembang Video Game Indonesia |
|
|---|
| Viral Video Presiden Prabowo Diputar di Bioskop, Menkomdigi: Publik Harus Tahu Program Pemerintah |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan Cover Jurnalis Korban Kekerasan Saat Meliput |
|
|---|
| Festival Media AJI 2025 di Makassar Soroti Krisis Demokrasi dan Kebebasan Pers |
|
|---|