Senin, 18 Mei 2026

Pohon Bambu Tumbang ke Sungai di Lembah Keramat Rantepao Toraja Utara, Warga Khawatir Banjir

Hingga kini, warga setempat masih menunggu tindakan dari pihak terkait untuk menangani pohon tumbang tersebut.

Tayang:
Penulis: Ratri Viandhinie Gatta | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Pohon Bambu Tumbang ke Sungai di Lembah Keramat Rantepao Toraja Utara, Warga Khawatir Banjir
Tribun Toraja/Ratri Viandhinie
POHON TUMBANG - Pohon bambu tumbang dan jatuh ke sungai di Lembah Keramat, Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Selasa (11/3/2025) siang. Pohon menghambat aliran sungai. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO – Sebuah pohon bambu tumbang dan jatuh ke Sungai Lembah Keramat, Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, pada Selasa (11/3/2025) siang.

Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Rantepao pada Sabtu (8/3/2025) malam, yang menyebabkan debit air sungai meningkat dan kondisi tanah di bantaran sungai menjadi labil.

 

 

Diawali Suara Gemuruh

Menurut keterangan warga setempat, Arce Parubak (44), hujan deras yang berlangsung sejak sore hingga malam hari membuat tanah di sekitar sungai menjadi rawan longsor.

Ia mengaku mendengar suara gemuruh sekitar pukul 20.00 WITA, yang ternyata berasal dari pohon bambu yang tumbang ke sungai.

"Saat hujan deras, saya mendengar suara keras. Setelah dicek, ternyata pohon bambu besar tumbang dan jatuh ke sungai," ujar Arce.

Akibat kejadian tersebut, aliran air di Sungai Lembah Keramat terhambat, dan pohon bambu yang tumbang hampir sepenuhnya menutupi jalur air.

 

Baca juga: SD Negeri 3 Rantepao Toraja Utara Inklusif ABK, Terapkan Penilaian Khusus

 

Warga Khawatir Akan Dampak Lebih Besar

Hingga kini, warga setempat masih menunggu tindakan dari pihak terkait untuk menangani pohon tumbang tersebut.

Mereka khawatir jika hujan deras kembali turun, sumbatan di sungai dapat menyebabkan banjir dan longsor di sekitar pemukiman.

"Kami khawatir jika tidak segera ditangani, hujan deras berikutnya bisa membuat air meluap dan membahayakan warga sekitar," kata Arce.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved