Rabu, 22 April 2026

Kesehatan Paus Fransiskus Membaik, Selang Hidung untuk Oksigen Dicabut

Meskipun kesehatannya membaik, dokter belum bisa memberikan kepastian penuh mengenai prognosisnya.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Kesehatan Paus Fransiskus Membaik, Selang Hidung untuk Oksigen Dicabut
Tribun Toraja/Indonesia Papal Visit Committee
KESEHATAN PAUS FRANSISKUS - Paus Fransiskus melambai tangan dari mobil saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Selasa (3/9/2024) silam. Pihak Vatikan mengungkapkan pada Kamis (27/2/2025), Paus Fransiskus sudah tak menggunakan selang hidung untuk tambahan oksigen. 

TRIBUNTORAJA.COM, VATIKAN – Kondisi Paus Fransiskus terus menunjukkan perkembangan positif setelah sebelumnya didiagnosis pneumonia ganda.

Menurut pernyataan resmi Vatikan pada Kamis (27/2/2025), Paus kini sudah tidak lagi menggunakan selang hidung untuk tambahan oksigen.

Sebagai gantinya, ia menggunakan selang masker yang memberikan aliran oksigen dengan lebih nyaman.

 

 

Mengutip laporan Voice of America, meskipun kesehatannya membaik, dokter belum bisa memberikan kepastian penuh mengenai prognosisnya.

Hal ini menunjukkan bahwa kondisi Paus masih dalam pemantauan ketat.

Sepanjang Kamis, Paus Fransiskus menjalani terapi pernapasan.

 

Baca juga: Kabar Terbaru dari Vatikan, Kesehatan Paus Fransiskus Makin Membaik

 

Selain itu, ia juga menghabiskan waktu untuk berdoa di kapel kamar pribadinya di Rumah Sakit Gemelli, Roma, serta menerima Ekaristi.

Setelahnya, ia kembali menjalankan beberapa tugas kepausan dari tempat perawatannya.

Paus Fransiskus mulai dirawat di Rumah Sakit Gemelli sejak 14 Februari akibat bronkitis yang kemudian berkembang menjadi pneumonia ganda.

 

Baca juga: Paus Fransiskus Kritis, Doa Lintas Agama dari Seluruh Dunia Mengalir

 

Masa rawat inap ini menjadi yang terpanjang selama kepemimpinannya sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik.

Kondisi kesehatannya yang rentan terhadap infeksi paru-paru dipengaruhi oleh riwayat medisnya, di mana sebagian paru-parunya pernah diangkat saat masih muda.

 

Baca juga: Kondisi Kritis, Paus Fransiskus Jalani Transfusi Darah usai Alami Gangguan Pernapasan

 

Belum diketahui bagaimana kondisi kesehatannya akan mempengaruhi partisipasinya dalam perayaan Pra-Paskah, yang dimulai pada 5 Maret dengan peringatan Rabu Abu, berlanjut hingga Pekan Suci, dan berpuncak pada Paskah.

Sementara itu, sejumlah umat Katolik yang sebelumnya berencana mengunjungi Vatikan kini mengubah rencana mereka.

Mereka berkumpul di luar Rumah Sakit Gemelli, berdoa agar Paus Fransiskus segera pulih sepenuhnya.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved