Pengusaha Motor Listrik Resah

Senada, PT Hartono Istana Teknologi atau Polytron turut menanti kepastian insentif untuk sektor motor listrik pada tahun ini.

Editor: Imam Wahyudi
tribunnews
MOTOR LISTRIK - Gibran pakai motor listrik ke GBK. Pemerintah hingga kini tak kunjung memberikan kepastian soal rencana pemberian insentif untuk motor listrik ditahun 2025. 

TRIBUNTORAJA.COM - Pemerintah hingga kini tak kunjung memberikan kepastian soal rencana pemberian insentif untuk motor listrik ditahun 2025.

Belum adanya kepastian soal guyuran insentif membuat pelaku usaha motor listrik resah.

Kepastian soal insentif diyakini dapat mengerek penjualan motor listrik tahun ini.

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setiyadi menjelaskan, secara umum raihan penjualan motor listrik di awal tahun kurang begitu membahagiakan. 

Kondisi ini berbanding terbalik dengan periode pertengahan hingga akhir tahun 2024 dimana pertumbuhan penjualan terjadi secara signifikan.

"Sekarang ini menyangkut kebijakan, soal subsidi (diharapkan) di Triwulan I ini bisa ada keputusan. Kita berani menargetkan sampai dengan 200 ribu unit tahun ini karena melihat tren penjualan diakhir tahun lalu," terang Budi kepada Kontan, Selasa (18/2/25).

Budi melanjutkan, target yang dipasang ini tetap bergantung pada kepastian insentif dari pemerintah.

Di sisi lain, kesiapan infrastruktur hingga edukasi kepada calon customer dinilai masih menjadi sejumlah faktor yang akan mempengaruhi bisnis motor listrik pada tahun ini.

Senada, PT Hartono Istana Teknologi atau Polytron turut menanti kepastian insentif untuk sektor motor listrik pada tahun ini.

Commercial Director Polytron Tekno Wibowo menjelaskan, kebijakan soal subsidi atau insentif akan memberikan kepastian lebih bagi konsumen. Apalagi, animo konsumen disebut masih cukup tinggi saat ini.

"Penjualan motor listrik tahun ini tidak terlalu bagus karena konsumen masih banyak yang menunggu subsidi pemerintah tahun lalu sebesar Rp 7 juta belum ada kejelasannya apakah berlanjut atau tidak," ungkap Wibowo kepada Kontan, Selasa (18/2).

Wibowo menjelaskan, jika pemberian insentif diputuskan lebih cepat maka konsumen juga dapat segera mempertimbangkan untuk membeli unit motor listrik.

Lebih jauh, kepastian soal insentif juga dinilai penting bagi produsen motor listrik dalam menyusun rencana bisnis tahun ini.

"Harapan kami dari produsen adalah kepastian dukungan pemerintah dengan subsidi untuk pembelian motor listrik diberikan kepastian sehingga bisa membuat rencana produksi yang lebih cermat dan jelas," tegas Wibowo.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved