Rabu, 8 April 2026

Ekonom Makassar Puji 6 Bantuan yang Diberikan Pemerintah Mulai Bulan Juni

Ada enam insentif ekonomi untuk merangsang konsumsi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi domestik

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Ekonom Makassar Puji 6 Bantuan yang Diberikan Pemerintah Mulai Bulan Juni
tribunnews
ILUSTRASI BANSOS :Bulog untuk bantuan sosial (bansos) bergambar pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Prabowo-Gibran. 

TRIBUNTORAJA.COM - Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Marsuki DEA, menilai rencana penggelontoran kembali paket insentif pemerintah patut diapresiasi. 

Sebab, targetnya untuk bisa mendorong pola konsumsi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Ada enam insentif ekonomi untuk merangsang konsumsi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi domestik yang akan diberikan Presiden Prabowo.

Paket insentif tersebut meliputi diskon tiket pesawat, diskon tarif tol, diskon tarif listrik, penebalan bansos, subsidi upah, serta iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Pemberian insentif dimulai Juni 2025.

“Ini dapat mengerakkan aktivitas produksi dari beberapa komoditas atau barang dan jasa yang dibutuhkan,” kata Prof Marsuki, Senin (26/5/25).

Menurutnya, program insentif ini masuk akal meningkatkan kapasitas konsumsi masyarakat kelas menengah ke bawah, yang merupakan salah satu faktor penentu pertumbuhan ekonomi utama. 

Dengan meningkatnya konsumsi, akan mendorong sektor produksi termasuk investasi.

Sehingga penerimaan fiskal pemerintah dapat bertambah, yang akan berdampak pada periode jangka menengah dan panjang akan mendorong pengeluaran untuk membiayai sektor sektor prioritas pembangunan. 

Kendati demikian, Prof Marsuki menekankan bahwa semua asumsi tersebut sangat ditentukan konsistensi kebijakan yang dilakukan dengan perencanaan baik.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM) Bongaya Makassar, A Ansir Launtu menilai paket insentif merupakan langkah tepat.

“Ini sebuah terobosan serta langkah yang tepat dan kongkret dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah,” katanya.

Ansir juga menilai paket insentif memiliki potensi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, terutama kuartal II tahun 2025.

Sebab, langkah ini dapat membantu masyarakat meningkatkan daya beli dan merangsang konsumsi domestik.

“Dengan menerapkan strategi ini, pemerintah dan masyarakat dapat bersama-sama mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera tentunya,” tambah Ansir.(rudi)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved