Bantah Orang Kepercayaan Prabowo, Mensesneg: Tidak Ada Reshuffle
Akan tetapi, kata Dasco, belakangan ia memang mendengar keluhan adanya kabinet yang masih kurang sejalan atau seirama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/tedsad3w3.jpg)
"Harus dihormati dan itu tentunya para menteri harus siap, siapapun yang direshuffle tentunya harus siap, itu adalah kewenangan penuh presiden," kata Ara.
Sedangkan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia menilai Presiden Prabowo Subianto terlalu cepat jika melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
Dia menyebut 100 hari tidak bisa mengukur kinerja para menteri.
"Sebenarnya 100 hari ini enggak bisa kita mengukur bahwa kinerja sebuah pemerintahan itu buruk atau tidak buruk. Enggak cukup waktunya. Tapi apakah dia punya tren positif atau tidak. Ada kesalahan fatal atau tidak," ujar Doli.
Golkar, kata Doli, tidak khawatir jika ada kadernya yang menjadi menteri kena reshuffle di kabinet merah putih.
Apalagi, kader partai berlambang pohon beringin itu paling banyak mengisi jabatan menteri.
"Masing-masing partai ini kan memberikan kader terbaik, apalagi Golkar. Ada 8 kader terbaik kami, termasuk ketua umum kami loh ya. Ketum itu kan adalah kader terbaik partai. Makanya karena dia terbaik, makanya dipilih jadi ketum," jelasnya.
"Ya biasa saja. Selama yang penting presiden kasih tugas apa, dikerjakan," sambungnya.
Lebih lanjut, Doli memastikan keputusan reshuffle ada di tangan Presiden Prabowo. Sebab, mantan Menteri Pertahanan itu yang paling mengetahui mengenai kinerja para menterinya.
"Ya soal reshuffle penyusunan menteri kabinet itu kan dalam peraturan kita kan adalah kewenangan hak prerogatifnya Presiden. Jadi saya kira yang paling tahu, kapan atau perlu atau tidak reshuffle dilaksanakan, itu Presiden," ujarnya.(tribun network/igm/riz/dod)
| Saksikan Uang Rampasan Kejagung Rp6 Triliun, Prabowo: Cukup Bangun 100 Ribu Rumah di Sumatra |
|
|---|
| Presiden Prabowo Pastikan Bonus Atlet SEA Games 2025 Tetap Cair |
|
|---|
| Pendukung Anies Asal Sulsel Ingatkan Prabowo Soal “Kudeta Senyap” |
|
|---|
| Pemerintah Resmi Luncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran Indonesia Cerdas |
|
|---|
| Soeharto, Marsinah, dan Gus Dur Resmi Jadi Pahlawan Nasional |
|
|---|