Bantah Orang Kepercayaan Prabowo, Mensesneg: Tidak Ada Reshuffle
Akan tetapi, kata Dasco, belakangan ia memang mendengar keluhan adanya kabinet yang masih kurang sejalan atau seirama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/tedsad3w3.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Menteri Sekretaris Negara RI (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengaku sejauh ini dirinya belum pernah mendengar adanya kemungkinan reshuffle di kabinet Merah Putih.
Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, memberi sinyal akan terjadinya reshuffle kabinet.
Kata Dasco, sejatinya perihal penempatan menteri di kabinet termasuk reshuffle merupakan kewenangan mutlak dari Presiden RI.
Akan tetapi, kata Dasco, belakangan ia memang mendengar keluhan adanya kabinet yang masih kurang sejalan atau seirama.
"Nah memang saya ada dengar keluhan sedikit sedikit tentang masih ada yang kemudian kurang seirama. Nah apakah itu yang dimaksud nanti kita akan lihat seperti apa demikian," kata Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/25).
Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada reshuffle.
"Reshuffle apa? Enggak ada reshuffle, belum. Enggak ada, belum, belum," kata Prasetyo saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/25).
Kata Prasetyo, saat ini seluruh jajaran menteri di Kabinet Merah Putih termasuk dirinya, masih bekerja. "Belum (ada kabar reshuffle), lagi kerja, lagi kerja," kata dia.
Ditemui di lokasi yang sama, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono juga menyatakan dirinya belum pernah mendengar ada isu reshuffle di kabinet. "Saya belum tahu malahan," kata Sugiono.
Saat disinggung lebih jauh soal pernyataan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang mendengar keluhan kalau ada menteri yang masih belum seirama, Sugiono enggan menimpali.
Menurut dia, pernyataan tersebut bisa dipastikan kembali kepada Dasco.
"Bilang sama bang Dasco aja tadi kan bang Dasco (yang bilang)," kata dia.
Sementara itu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait menyatakan sejatinya keputusan melakukan reshuffle adalah murni menjadi kewenangan mutlak Presiden RI.
Menurut dia, seluruh menteri harus siap dengan apapun keputusan Presiden nantinya terhadap komposisi kabinet.
"Ya itu kan haknya prerogatif dari presiden ya, jadi tentunya presiden memiliki hak sesuai dengan konstitusi ya," kata dia.
| Saksikan Uang Rampasan Kejagung Rp6 Triliun, Prabowo: Cukup Bangun 100 Ribu Rumah di Sumatra |
|
|---|
| Presiden Prabowo Pastikan Bonus Atlet SEA Games 2025 Tetap Cair |
|
|---|
| Pendukung Anies Asal Sulsel Ingatkan Prabowo Soal “Kudeta Senyap” |
|
|---|
| Pemerintah Resmi Luncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran Indonesia Cerdas |
|
|---|
| Soeharto, Marsinah, dan Gus Dur Resmi Jadi Pahlawan Nasional |
|
|---|