Tekno
Kurs Rupiah Rp8.170 per Dolar AS di Google Sempat Bikin Heboh, Pengamat: Bisa Timbulkan Kegaduhan
Google menjelaskan bahwa data nilai tukar mereka berasal dari penyedia pihak ketiga, dan saat ini mereka telah menghubungi penyedia data tersebut...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/01022025_Nilai_tukar_rupiah.jpg)
"Seperti sistem teknologi lainnya, Google mengandalkan algoritma yang mengambil data dari berbagai sumber. Jika terjadi bug atau gangguan teknis, maka angka yang disajikan bisa salah atau bahkan menyesatkan," jelasnya.
Baca juga: 1 Dolar Cuma Rp 8.170 di Google Finance, BI: Buka Data Sebenarnya
2. Perbedaan Sumber Data
Google mengambil data dari berbagai lembaga keuangan dan penyedia informasi ekonomi.
Jika ada perbedaan dalam metode pengambilan data, bisa terjadi ketidaksesuaian dalam nilai tukar yang ditampilkan.
3. Kesalahan Manusiawi
Dalam sistem berbasis data, kemungkinan adanya kesalahan input seperti typo atau kelalaian dalam memperbarui informasi juga bisa terjadi.
Baca juga: Duduk Perkara KPPU RI Denda Google Rp 202 Miliar
4. Potensi Manipulasi Data
Meskipun kecil kemungkinannya, Pratama tidak menutup kemungkinan bahwa ada pihak tertentu yang sengaja memanipulasi data untuk menciptakan spekulasi keuangan atau mengacaukan pasar.
"Meskipun sistem keamanan Google sangat canggih, bukan tidak mungkin terjadi upaya peretasan atau penyusupan oleh aktor jahat yang bertujuan menciptakan ketidakstabilan informasi finansial," ujarnya.
Baca juga: Google Didenda 20 Desiliun Dolar AS oleh Rusia, Apa Alasannya?
| Cara Bikin Spotify Wrapped 2025, Resmi Rilis di Indonesia |
|
|---|
| Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Meluncur: HP Lipat Tiga dengan Layar 10 Inci dan Fitur Kelas Flagship |
|
|---|
| Syarat Lengkap dan Cara Daftar Jadi Pro Player di Tim ONIC Esports |
|
|---|
| iPhone Air Tak Laku, Merek Lain Tunda Rencana Bikin HP Tipis |
|
|---|
| Elon Musk Gratiskan Starlink untuk Korban Banjir Sumatera hingga Desember |
|
|---|