Selasa, 12 Mei 2026

Tekno

Kurs Rupiah Rp8.170 per Dolar AS di Google Sempat Bikin Heboh, Pengamat: Bisa Timbulkan Kegaduhan

Google menjelaskan bahwa data nilai tukar mereka berasal dari penyedia pihak ketiga, dan saat ini mereka telah menghubungi penyedia data tersebut...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Kurs Rupiah Rp8.170 per Dolar AS di Google Sempat Bikin Heboh, Pengamat: Bisa Timbulkan Kegaduhan
Tangkapan Layar Google
RUPIAH MENGUAT - Tangkapan layar Google yang menampilkan nilai tukar rupiah hari ini, Sabtu (1/2/2025), malam. Kemungkinan Google eror sehingga menampilkan rupiah menguat Rp Rp 8.170,65 per Dollar Amerika Serikat. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Kesalahan tampilan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di Google Finance yang sempat menunjukkan angka Rp8.170 per USD pada Sabtu (1/2/2025) menjadi perhatian pengamat keamanan siber.

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Dr. Pratama Persadha, menilai bahwa kesalahan tersebut bukan sekadar gangguan teknis, tetapi juga berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Menurutnya, di era digital seperti sekarang, masyarakat mengandalkan berbagai platform untuk mendapatkan informasi real-time, termasuk nilai tukar mata uang.

 

 

Jika Google menampilkan angka yang sangat berbeda dari data resmi, seperti yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI) atau platform keuangan lainnya, hal ini bisa memicu kebingungan.

Pratama juga menilai bahwa kesalahan tersebut menciptakan harapan palsu, seolah-olah rupiah mengalami penguatan yang drastis.

Padahal, berdasarkan data dari xe.com dan Bloomberg, kurs rupiah yang sebenarnya berada di kisaran Rp16.304 – Rp16.312 per USD.

 

Baca juga: Heboh Kurs Rupiah Rp8.170 per 1 USD, Ini Penjelasan Google

 

Penyebab Kesalahan Kurs di Google

Pratama mengidentifikasi beberapa kemungkinan penyebab tampilan kurs yang keliru di Google Finance, antara lain:

1. Gangguan Teknis

Google menggunakan algoritma yang menarik data dari berbagai sumber pihak ketiga.

Jika terjadi bug atau kesalahan teknis dalam sistem, maka informasi yang ditampilkan bisa menjadi tidak akurat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved