Demo Peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu di Perbatasan Palopo Berujung Ricuh
Situasi memanas dengan beberapa warga melempar batu, yang mengakibatkan sejumlah demonstran terluka.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Aliansi-Perjuangan-Masyarakat-Tana-Luwu.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, PALOPO – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu di Tugu Perbatasan Luwu-Palopo, Jalan Trans Sulawesi, Desa Padang Kalua, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Kamis (23/1/2025), berakhir ricuh.
Ratusan massa yang tergabung dalam aksi ini berasal dari berbagai organisasi, seperti HMI Cabang Palopo, IPMAL, IMWAL, HAM Lutim, GMNI, HAM Bastem, BEM Hukum Unanda, Sema FISIP Unanda, GAM, IMM, HMI Cabang Lutra, Hikmah Lutra, dan IPMIL Raya Palu.
Aksi ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL).
Aksi Blokade Jalan dan Pembakaran Ban
Dalam pantauan Tribun-Timur.com, para demonstran membentangkan spanduk bertuliskan “Mosi Tidak Percaya Elit Politik Luwu Raya” dan melakukan blokade jalan.
Aksi mereka juga diwarnai dengan pembakaran ban.
Sejumlah tuntutan disampaikan oleh massa aksi, termasuk permintaan pemekaran wilayah Walmas menjadi Luwu Tengah.
Baca juga: Tuntut Pemekaran Kabupaten Luwu Tengah, Warga Walmas Unjuk Rasa di Jalan Trans Sulawesi
Setelah beberapa jam berlangsung, kericuhan terjadi saat sejumlah warga menghampiri demonstran.
Warga datang dengan amarah, menuding massa aksi bertanggung jawab atas kerusakan kendaraan mereka.
“Itu warga datang marah-marah karena rusak bede mobilnya, na rusak massa aksi padahal dari tadi tidak ada mobil yang dirusak,” ujar salah satu demonstran kepada Tribun-Timur.com, Kamis (23/1/2025).
| BREAKING NEWS: Koalisi Mahasiswa Toraja Unjuk Rasa Tolak Ranperda RT/RW 2026–2045 |
|
|---|
| DPRD Toraja Utara Dukung Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Siap Tinggalkan Sulsel |
|
|---|
| Penyatuan Luwu Raya-Toraja Poros Baru Kekuatan Ekonomi Sulawesi |
|
|---|
| Toraja Siap Bergabung, Muncul Opsi Provinsi Luwu–Toraja |
|
|---|
| Lima Hari Terjebak di Jalan Poros Luwu, Sopir Bentangkan Spanduk: “Uang Jalan Habis, Istri Ditarik” |
|
|---|