22 Desa di Soppeng Terendam Banjir: 2 Rumah Hanyut, 1 Korban Tewas
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Soppeng saat ini masih melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Banjir-menggenangi-pemukiman-warga-di-Kabupaten-Soppeng-Sulawesi-Selatan.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, SOPPENG – Sebanyak 22 desa di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, dilanda banjir yang merendam pemukiman warga.
Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi sejak 22 Desember 2024 yang menyebabkan Sungai Walennae meluap dan menggenangi hampir seluruh wilayah kabupaten.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Soppeng, banjir berdampak pada 11.691 Kepala Keluarga (KK) dan 17.095 jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Soppeng, Shahrani, mengungkapkan bahwa dua rumah hanyut terbawa arus deras.
"Dua rumah warga di Desa Watu dan Desa Macille hanyut terseret banjir," kata Shahrani, Senin (23/12/2024).
Selain kerusakan, bencana ini juga menelan korban jiwa.
Baca juga: Banjir Sulsel, Bocah SD di Barru Tewas Terseret Arus
"Satu korban meninggal dunia atas nama Maryam (75). Jenazah telah ditemukan dan dimakamkan," tambahnya.
Tak hanya rumah yang hanyut, longsor juga menyebabkan kerusakan parah pada puluhan rumah warga.
"Sekitar 10 rumah rusak berat akibat longsor. Selain itu, tanggul Sungai Kaca jebol sepanjang 25 meter, dan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Soga dengan Desa Mariorilau ikut hanyut," jelasnya.
Baca juga: Sudah Tak Bisa Jalan, Lansia Warga Blok 10 Antang Menolak Mengungsi, Berharap Banjir Segera Surut
| Prakiraan Cuaca BMKG: Sore Hingga Malam Ini Tana Toraja Hujan |
|
|---|
| Siang Panas Menyengat, Malam Ini Tana Toraja Berpotensi Diguyur Hujan |
|
|---|
| Makale Gerimis Sore Ini, Malam Berawan dengan Potensi Hujan |
|
|---|
| Hujan Petir Landa Rantepao Sore Ini, Diperkirakan Hingga Malam |
|
|---|
| Rantepao Diguyur Hujan Sore, Waspada Petir Malam Hari |
|
|---|