Tak Mau Ada Perang, Presiden Prabowo: Saya Mantan Jenderal, Mengerti Apa Itu Pertempuran
Dalam pidatonya, Prabowo juga mengingatkan rakyat Indonesia untuk membaca situasi dunia saat ini sebagai pelajaran penting agar tetap waspada.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Prabowo-Buka-Sidang-Tanwir-Muhammadiyah-di-Kupang.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ia tidak menginginkan adanya perang selama masa kepemimpinannya.
Hal ini disampaikan dalam pidatonya saat Pembukaan Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang, NTT, pada Rabu (4/12/2024).
"Saudara-saudara sekalian, menjadi pemimpin dalam situasi krisis, perang itu soal hidup dan mati. Jika kalah, kita bisa mati, dipermalukan, atau dijajah. Kita tidak menghendaki perang. Saya mantan jenderal, saya paham dan mengerti apa itu pertempuran," ujar Prabowo.
Perang Itu Menghancurkan
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa perang hanya membawa kehancuran.
Ia menggambarkan bagaimana perang dapat menghancurkan sesuatu yang telah dibangun selama bertahun-tahun dalam sekejap.
"Perang itu destruktif. Ibarat pohon yang butuh 20 tahun untuk tumbuh, tapi hanya butuh 15 menit untuk ditumbangkan. Negara, masyarakat, desa, kota, hingga provinsi bisa hancur dalam hitungan menit, bahkan detik," katanya.
Baca juga: Presiden Prabowo Gelar Sidang Kabinet Hari Ini, Apa yang Dibahas?
Sebagai pemimpin, Prabowo menegaskan pentingnya persatuan untuk mencegah konflik dan perpecahan di tengah masyarakat.
"Karena saya memahami itu, saya terus berjuang dan memimpin dengan mengajak kita semua untuk belajar dari sejarah. Mari kita galang persatuan, hindari konflik, dan cegah perpecahan," serunya.
Dalam pidatonya, Prabowo juga mengingatkan rakyat Indonesia untuk membaca situasi dunia saat ini sebagai pelajaran penting agar tetap waspada.
Baca juga: Korea Selatan Umumkan Darurat Militer, KBRI Seoul Terbitkan Imbauan Waspada untuk WNI
| Tarawih Perdana Malam Ini, Warga Muhammadiyah Toraja Utara Bersihkan Masjid Nurut Taqwa Bolu |
|
|---|
| Saksikan Uang Rampasan Kejagung Rp6 Triliun, Prabowo: Cukup Bangun 100 Ribu Rumah di Sumatra |
|
|---|
| Presiden Prabowo Pastikan Bonus Atlet SEA Games 2025 Tetap Cair |
|
|---|
| Pendukung Anies Asal Sulsel Ingatkan Prabowo Soal “Kudeta Senyap” |
|
|---|
| Pemerintah Resmi Luncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran Indonesia Cerdas |
|
|---|