Kesehatan
Makan Buah dengan Garam Picu Risiko Gangguan Ginjal, Benarkah?
Banyak makanan kemasan dan camilan mengandung kadar garam yang tinggi, yang sering kali tidak disadari.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-diet-salad-sayuran-serat-kesehatan-lemak-2642024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Menambahkan garam pada buah-buahan tidak hanya mengubah rasa, tetapi juga berdampak pada kandungan gizi yang masuk ke tubuh.
Kebiasaan ini memang kerap ditemui, namun apakah benar bahwa menaburkan garam pada buah dapat merusak ginjal?
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi RSCM, Pringgodigdo Nugroho, menegaskan bahwa konsumsi buah pada dasarnya baik untuk kesehatan ginjal.
Namun, tambahan garam pada buah-buahan dapat membawa risiko bagi ginjal dan kesehatan secara keseluruhan.
"Buahnya baik, tapi tambahan garamnya tidak," ujar Pringgodigdo saat dihubungi oleh Kompas.com beberapa waktu lalu.
Baca juga: Giratis Slank Abdee Negara Sedang Dirawat di Rumah Sakit Karena Masalah Ginjal
Bagaimana Garam Mempengaruhi Ginjal?
Pringgodigdo menjelaskan, garam yang ditambahkan pada makanan akan meningkatkan asupan natrium dalam tubuh.
Hal ini membuat ginjal bekerja lebih keras untuk mengeluarkan kelebihan garam.
Mengutip laman Kementerian Kesehatan, konsumsi garam yang tinggi menyebabkan jantung harus memompa darah lebih cepat, sehingga meningkatkan tekanan darah.
Baca juga: Kenali Tanda-tanda Penyakit Ginjal Sudah Akut, Cegah Sebelum Terlambat
| Jangan Main HP dan Medsos Sebelum Tidur, Ini Bahaya yang Mengintai |
|
|---|
| Jangan Masukkan Bahan Makanan Ini ke Freezer, Bisa Rusak Tekstur dan Rasa |
|
|---|
| Apakah Orang Dewasa Wajib Rutin Minum Obat Cacing? Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| Kopi Hitam Dinilai Lebih Aman bagi Kesehatan, Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| 5 Kegiatan Harian yang Dapat Menguras Tenaga Tanpa Disadari |
|
|---|