Selasa, 14 April 2026

Kesehatan

Makan Buah dengan Garam Picu Risiko Gangguan Ginjal, Benarkah?

Banyak makanan kemasan dan camilan mengandung kadar garam yang tinggi, yang sering kali tidak disadari.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Makan Buah dengan Garam Picu Risiko Gangguan Ginjal, Benarkah?
Freepik
Ilustrasi. 

TRIBUNTORAJA.COM – Menambahkan garam pada buah-buahan tidak hanya mengubah rasa, tetapi juga berdampak pada kandungan gizi yang masuk ke tubuh.

Kebiasaan ini memang kerap ditemui, namun apakah benar bahwa menaburkan garam pada buah dapat merusak ginjal?

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi RSCM, Pringgodigdo Nugroho, menegaskan bahwa konsumsi buah pada dasarnya baik untuk kesehatan ginjal.

 

 

Namun, tambahan garam pada buah-buahan dapat membawa risiko bagi ginjal dan kesehatan secara keseluruhan.

"Buahnya baik, tapi tambahan garamnya tidak," ujar Pringgodigdo saat dihubungi oleh Kompas.com beberapa waktu lalu.

 

Baca juga: Giratis Slank Abdee Negara Sedang Dirawat di Rumah Sakit Karena Masalah Ginjal

 

Bagaimana Garam Mempengaruhi Ginjal?

Pringgodigdo menjelaskan, garam yang ditambahkan pada makanan akan meningkatkan asupan natrium dalam tubuh.

Hal ini membuat ginjal bekerja lebih keras untuk mengeluarkan kelebihan garam.

Mengutip laman Kementerian Kesehatan, konsumsi garam yang tinggi menyebabkan jantung harus memompa darah lebih cepat, sehingga meningkatkan tekanan darah.

 

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Penyakit Ginjal Sudah Akut, Cegah Sebelum Terlambat

 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved