Jumat, 22 Mei 2026

Kesehatan

Food Coma: Penyebab Ngantuk Setelah Makan dan Cara Mengatasinya

Dengan menerapkan tips-tips ini, Anda dapat mengurangi risiko food coma dan tetap produktif setelah makan.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Food Coma: Penyebab Ngantuk Setelah Makan dan Cara Mengatasinya
Tribun Bali/Rizal Fanany
ILUSTRASI. 

TRIBUNTORAJA.COM — Food coma adalah istilah populer yang menggambarkan kondisi mengantuk setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan lemak.

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai postprandial somnolence.

Melansir laman Healthline, food coma merupakan respons alami tubuh selama proses pencernaan.

 

 

Setelah makan, tubuh mengalihkan aliran darah ke sistem pencernaan untuk membantu memecah dan menyerap nutrisi, sehingga aliran darah ke otak sedikit berkurang.

Hal ini dapat menyebabkan rasa kantuk.

Selain itu, makanan kaya karbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti, atau pasta, dapat memicu lonjakan kadar gula darah.

 

Baca juga: 5 Minuman Herbal untuk Mengatasi Lemas dan Mengembalikan Energi Tubuh

 

Lonjakan ini meningkatkan produksi insulin, yang kemudian merangsang pelepasan hormon serotonin dan melatonin.

Kedua hormon ini berperan dalam mengatur siklus tidur dan menyebabkan kantuk.

Sistem saraf parasimpatis juga aktif setelah makan untuk membantu pencernaan, yang membuat tubuh lebih rileks dan cenderung mengantuk.

 

Baca juga: Hati-Hati, 5 Jenis Makanan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Batu Empedu

 

Cara Mengatasi Food Coma
Untuk menghindari rasa kantuk setelah makan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. Berikut tips dari laman Live Strong:

1. Sarapan Secara Teratur

Sarapan membantu menyediakan energi untuk menjalani aktivitas harian.

Melewatkan sarapan sering kali mendorong seseorang makan dalam porsi besar saat makan siang, yang menjadi salah satu pemicu food coma.

 

2. Hindari Minuman Jus Buah

Jus buah kemasan sering kali mengandung gula tinggi dan tidak sesehat buah segar.

Kandungan gula ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan ketidakseimbangan hormon insulin.

 

Baca juga: Viral White Tomato alias Tomat Putih di Medsos, Apa Saja Manfaatnya?

 

3. Pilih Makanan yang Tepat

Konsumsi makanan yang kaya serat, protein, dan lemak sehat untuk menjaga kestabilan gula darah.

Hindari karbohidrat sederhana dan makanan olahan yang dapat memicu lonjakan gula darah secara tiba-tiba.

 

4. Minum Kopi atau Teh Hijau

Kandungan kafein dalam kopi atau teh hijau dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk.

Kafein bekerja dengan memblokir adenosine, neurotransmitter yang membuat tubuh merasa lelah.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan metabolisme tubuh, membantu pembakaran kalori lebih efisien.

Dengan menerapkan tips-tips ini, Anda dapat mengurangi risiko food coma dan tetap produktif setelah makan.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved