Erupsi Gunung Ibu di Maluku Utara, Kolom Abu Capai Ketinggian 2.000 Meter

Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang.

Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
Courtesy / BNPP RI
ILUSTRASI - Gunungapi Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Minggu (2/6/2024) siang. 

TRIBUNTORAJA.COM, MALUKU UTARA – Gunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Selasa (26/11/2024) pukul 08.49 WIT.

Letusan tersebut memunculkan kolom abu vulkanik setinggi 2.000 meter di atas puncak gunung atau sekitar 3.325 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

"Kolom abu terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal, mengarah ke barat," jelas Richard Chaniago, petugas pos pengamatan Gunung Api Ibu, seperti dilansir dari Kompas.com.

 

 

Data seismogram menunjukkan bahwa letusan berlangsung selama 1 menit 48 detik dengan amplitudo maksimum 28 milimeter.

Saat ini, status aktivitas Gunung Ibu telah dinaikkan ke Level III (Siaga).

Untuk mengurangi risiko, otoritas setempat mengeluarkan sejumlah larangan dan anjuran, termasuk:

 

Baca juga: Pemerintah Evakuasi Ribuan Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

 

Masyarakat dan wisatawan dilarang memasuki radius empat kilometer dari kawah.

Area larangan diperluas hingga lima kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.

Warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker dan pelindung mata untuk mencegah dampak dari hujan abu vulkanik.

 

Baca juga: Wisatawan Asing Serbu Kapal Tujuan Bali Dari Labuan Bajo Imbas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved