Erupsi Gunung Ibu di Maluku Utara, Kolom Abu Capai Ketinggian 2.000 Meter
Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/262024-Gunung-Ibu.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MALUKU UTARA – Gunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Selasa (26/11/2024) pukul 08.49 WIT.
Letusan tersebut memunculkan kolom abu vulkanik setinggi 2.000 meter di atas puncak gunung atau sekitar 3.325 meter di atas permukaan laut (Mdpl).
"Kolom abu terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal, mengarah ke barat," jelas Richard Chaniago, petugas pos pengamatan Gunung Api Ibu, seperti dilansir dari Kompas.com.
Data seismogram menunjukkan bahwa letusan berlangsung selama 1 menit 48 detik dengan amplitudo maksimum 28 milimeter.
Saat ini, status aktivitas Gunung Ibu telah dinaikkan ke Level III (Siaga).
Untuk mengurangi risiko, otoritas setempat mengeluarkan sejumlah larangan dan anjuran, termasuk:
Baca juga: Pemerintah Evakuasi Ribuan Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Masyarakat dan wisatawan dilarang memasuki radius empat kilometer dari kawah.
Area larangan diperluas hingga lima kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker dan pelindung mata untuk mencegah dampak dari hujan abu vulkanik.
Baca juga: Wisatawan Asing Serbu Kapal Tujuan Bali Dari Labuan Bajo Imbas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
| TNBTS Pastikan 187 Pendaki di Ranu Kumbolo Selamat saat Erupsi Semeru |
|
|---|
| Erupsi Gunung Semeru, Ribuan Warga Lumajang Dievakuasi ke Lima Titik Pengungsian |
|
|---|
| Erupsi Gunung Semeru, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer, Pendaki Diminta Ubah Jadwal |
|
|---|
| Gunung Lewotobi Laki-laki NTT Erupsi 3 Kali Minggu Malam |
|
|---|
| Fakta Bentrok Warga di Ambon: Bermula dari Tawuran Pelajar, 1 Siswa Tewas dan 17 Rumah Terbakar |
|
|---|