Tak Ada Unsur Sipil di Pimpinan KPK, Pengamat Soroti Komitmen Pemberantasan Korupsi
Kelima nama tersebut adalah Setyo Budiyanto, Fitroh Rohcahyanto, Ibnu Basuki Widodo, Johanis Tanak, dan Agus Joko Pramono.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-gedung-kpk-1472023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Dalam rapat pleno yang digelar Kamis (21/11/2024), Komisi III DPR menetapkan lima pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2024-2029.
Kelima nama tersebut adalah Setyo Budiyanto, Fitroh Rohcahyanto, Ibnu Basuki Widodo, Johanis Tanak, dan Agus Joko Pramono.
Dari hasil pemungutan suara, Setyo Budiyanto terpilih sebagai Ketua KPK yang baru.
Namun, tidak satu pun dari pimpinan yang terpilih berasal dari unsur masyarakat sipil. Kondisi ini menuai sorotan dan kekhawatiran dari berbagai pihak, termasuk aktivis antikorupsi dan akademisi.
Laksono Anindito, Ketua IM57+ Institute, menyebut ketiadaan perwakilan masyarakat sipil di jajaran pimpinan KPK sebagai tanda lemahnya komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi.
“Hal ini menunjukkan pemerintah yang baru tidak memiliki kesungguhan dalam pemberantasan korupsi,” ungkap Laksono dalam pernyataan tertulis, Kamis.
Baca juga: Rekam Jejak Setyo Budiyanto, Ketua KPK Baru Mantan Kasat Serse Polres Jeneponto Sulsel
Ia juga menyoroti peran DPR yang memilih pimpinan tanpa mempertimbangkan prinsip independensi, yang menurutnya menjadi kekuatan utama KPK.
“Tanpa independensi, mustahil KPK dapat menjalankan tugasnya secara optimal,” tambahnya.
Baca juga: Raih Suara Tertinggi, Putra Toraja Kembali Terpilih sebagai Anggota KPK
Senada dengan itu, peneliti dari Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan DPR. Menurut Zaenur, keputusan ini menandakan upaya untuk mengontrol KPK.
Pimpinan KPK
Johanis Tanak
Komisi Pemberantasan Korupsi
KPK
IM57+ Institute
Jakarta
Ibnu Basuki Widodo
Agus Joko Pramono
Fitroh Rohcahyanto
Setyo Budiyanto
| Warga Toraja di Jakarta Bawakan Lagu Marendeng Marampa dalam Konser Pra Kompetisi Sing From Kobe |
|
|---|
| Indeks Pencegahan Korupsi di Sulsel, Tana Toraja dan Toraja Utara Kategori Waspada |
|
|---|
| Dua Kali Mangkir, Polisi Jemput Paksa Lisa Mariana Terkait Kasus Video Asusila |
|
|---|
| Jersey Timnas Indonesia di SEA Games 2025 Usung Motif Toraja dan Spirit Kebangsaan |
|
|---|
| Mentan Pastikan Stok Beras di Daerah Bencana Sumatra Aman dan Tersalurkan Tepat Waktu |
|
|---|