Retret Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang Dibiayai Langsung oleh Presiden Prabowo
Retret ini, yang dihadiri oleh presiden, wakil presiden, serta jajaran menteri dan wakil menteri, memberikan kesan positif bagi para peserta, kata...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/menteri-dan-wamen-kabinet-merah-putih-prabowo-subianto-akmil-malang-lembah-tidar-25102024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara pribadi membiayai kegiatan Retret Kabinet Merah Putih yang diadakan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.
Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, sebagaimana dilaporkan oleh Antara, Senin (28/10/2024).
"Pak Prabowo yang mendanainya sendiri," ujar Karding.
Retret ini, yang dihadiri oleh presiden, wakil presiden, serta jajaran menteri dan wakil menteri, memberikan kesan positif bagi para peserta, kata Karding.
Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Kamis, 24 Oktober hingga Minggu, 27 Oktober 2024.
Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa retret Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang memberikan arahan yang lebih jelas terhadap fokus pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yaitu kesejahteraan rakyat dan kemandirian bangsa.
Baca juga: Menteri dan Wamen Kabinet Merah Putih Ikuti Latihan Baris-berbaris pada Hari Pertama Retreat
"Kegiatan ini luar biasa. Sangat menyenangkan dan penuh semangat. Saya merasa retret ini memperjelas visi, misi, serta orientasi pemerintahan yang dipimpin Pak Prabowo," kata Raja.
Menurut Raja, dalam retret ini setiap sesi diisi oleh para menteri dan kepala badan dengan materi yang memperkuat arah pemerintahan ke depan.
Baca juga: Sri Mulyani Bagikan Momen Mendaki Gunung Tidar di Hari Terakhir Ospek Kabinet Merah Putih
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menambahkan bahwa tujuan utama retret ini adalah membentuk “super team” yang kompak dalam menghadapi tantangan bangsa.
“Yang utama adalah kekompakan. Tidak ada 'Superman' di sini, yang ada adalah 'super team'. Semua bekerja sebagai tim di bawah presiden; tidak ada yang berjuang sendiri. Semua harus berkoordinasi," tegas Maruarar.
(*)
| Saksikan Uang Rampasan Kejagung Rp6 Triliun, Prabowo: Cukup Bangun 100 Ribu Rumah di Sumatra |
|
|---|
| Kisah SBY Terlambat Daftar Akmil hingga Berhasil Jadi Lulusan Terbaik |
|
|---|
| Presiden Prabowo Pastikan Bonus Atlet SEA Games 2025 Tetap Cair |
|
|---|
| Pendukung Anies Asal Sulsel Ingatkan Prabowo Soal “Kudeta Senyap” |
|
|---|
| Pemerintah Resmi Luncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran Indonesia Cerdas |
|
|---|