Usai Menghadap Prabowo, Mentan Amran Sulaiman: Insya Allah, Doakan
Lebih lanjut ia mengatakan, dalam mencapai swasembada, cetak sawah khususnya akan dilakukan di Kalimantan Tengah dan Merauke.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Amran-Sulaiman-Masjid.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Presiden Terpilih RI 2024-2029, Prabowo Subianto memanggil puluhan tokoh bangsa ke kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024).
Tokoh-tokoh yang dipanggil itu, merupakan calon menteri kabinet Prabowo-Gibran.
Dari 30 lebih yang dipanggil, salah satunya Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.
Amran menghadap Prabowo pada Senin malam.
Menteri asal Bone, Sulsel ini, mengatakan baru saja tiba dari Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
"Kami baru saja tiba dari Wanam pada pukul 18.00 WIB dan langsung diminta menghadap Prabowo. Sata ditelepon Pak Teddy untuk menghadap Bapak Presiden terpilih," kata Amran.
Dalam pertemuan dengan Prabowo, Amran mengaku berdiskusi soal pertanian.
Ia menyebut Indonesia harus fokus pada swasembada dan kemandirian pangan.
"Diskusi masalah pertanian. Fokus pada swasembada. Kita harus mandiri pangan, kita memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri," ujar Amran.
"Insya Allah bisa (tercapai target swasmebada pangan)," lanjutnya.
Dalam diskusinya bersama Prabowo, ia menjabarkan sejumlah tantangan yang dihadapi sektor pertanian.
"Pasti ada tantangan. Ada El Nino, kemudian ada hama, ada kekeringan, ada La Nina. Ini tantangan," ucap Amran.
Lebih lanjut ia mengatakan, dalam mencapai swasembada, cetak sawah khususnya akan dilakukan di Kalimantan Tengah dan Merauke.
"Kita swasembada, kemudian optimalisasi lahan, cetak sawah khususnya Kalimantan Tengah dan Merauke," tutur Amran.
Ketika ditanya apakah ia akan kembali menjadi Menteri Pertanian, Amran hanya meminta didoakan.
"Insya Allah. Doakan," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Amran Sulaiman Sambangi Rumah Prabowo, Sinyal Bakal Jadi Menteri Pertanian Lagi
| Mentan Pastikan Stok Beras di Daerah Bencana Sumatra Aman dan Tersalurkan Tepat Waktu |
|
|---|
| Mentan Amran Laporkan 31 Kasus Pungli Bantuan Traktor ke Polisi, Minta Aparat Bertindak Tegas |
|
|---|
| PN Jaksel Batalkan Gugatan Mentan Terhadap Tempo, KAJ Sulsel: Hakim Penyelamat Kebebasan Pers |
|
|---|
| Mentan Amran Sulaiman Minta Isu Harga Pangan Tak Jadi Alat Politik |
|
|---|
| Protes Gugatan Rp200 Miliar Terhadap TEMPO, KAJ Sulsel Unjuk Rasa di Depan AAS Building Milik Mentan |
|
|---|