Sabtu, 6 Juni 2026

Misteri Tedong Bonga dan Saleko, Hanya Hidup di Toraja

Dia mencontohkan keberadaan kerbau belang atau Tedong Bonga di Tana Toraja sangat penting bagi masyarakat setempat.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Misteri Tedong Bonga dan Saleko, Hanya Hidup di Toraja
int
Tedong Bonga yang sangat disakralkan oleh masyarakat Toraja. Harganya bisa mencapai miliaran rupiah per ekor 

TRIBUNTORAJA.COM - Bagi Suku Toraja, Tedong (Kerbau) Bonga adalah simbol kesejahteraan sekaligus menandakan tingkat kekayaan dan status sosial pemiliknya di mata masyarakat.

Tedong Bonga memiliki ciri fisik yang khas, terutama pada warna kulitnya yang belang menyerupai sapi.

Lantaran kulitnya yang aneh, maka kerbau belang memiliki arti penting dalam setiap ritual pesta kematian atau Rambu Solo`.

Guru Besar Pemuliaan dan Genetika Fakultas Peternakan IPB University, Prof Ronny Rachman Noor, mengatkan konservasi ternak lokal sangat erat hubungannya dengan budaya setempat yang sudah mengakar selama ratusan bahkan ribuan tahun lamanya.

Dia mencontohkan keberadaan kerbau belang atau Tedong Bonga di Tana Toraja, Sulsel, sangat penting bagi masyarakat setempat.

Ini karena terkait dengan budaya dan kepercayaan setempat yang diwariskan secara turun menurun.

Menurut Prof Ronny, terkonsentrasinya populasi kerbau belang di Tana Toraja dalam jumlah yang cukup banyak memang sangat unik dan tidak ditemui di belahan dunia manapun.

“Bagi masyarakat Toraja, kerbau tidak saja melambangkan kesejahteraan pemiliknya namun juga merupakan bagian penting dalam upacara Rambu Solo. Ritual acara pemakaman yang telah mengakar di budaya masyarakat Toraja,” ujarnya, dikutip dari artikel yang tayang di laman resmi IPB, 24 Januari 2022 lalu.

Dalam ritual ini, lanjutnya, kerbau dipercaya merupakan kekuatan dan wahana arwah untuk mencapai nirwana.

Semakin banyak kerbau yang dikorbankan dalam ritual pemakaman ini maka dipercaya akan semakin baik kehidupan mendiang di alam baka.

“Oleh sebab itu harga seekor kerbau belang berkisar antara ratusan juta sampai 1 miliar rupiah dan sangat tergantung pada pola warna kerbau belang ini,” ujarnya.

Menurut Prof Ronny, kerbau belang yang ada di Tana Toraja memiliki pola warna yang berbeda-beda dan masing-masing memiliki nama sendiri.

Salah satu pola warna yang paling penting dan berharga adalah yang dinamakan Tedong Bonga dan Tedong Saleko.

“Kerbau belang yang masuk kategori Tedong Bonga dan Tedong Saleko memiliki warna dasar hitam dengan corak warna putih dengan ciri khas pola tertentu. Jarangnya kemunculan kerbau belang dengan pola warna ini membuat harga seekor Tedong Bonga Saleko dapat mencapai 1 miliar rupiah,” ujarnya.

Menurutnya, misteri munculnya pola warna yang sangat khas pada kerbau belang ini memang sudah lama menarik perhatian ilmuwan untuk menguak rahasia ini.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved