Hakim Nasional Minta Kenaikan Gaji, Presiden Jokowi: Masih Dikaji
Kenaikan gaji hakim terakhir kali terjadi pada tahun 2012 melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2012 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/27092024_Presiden_Jokowi.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan terkait aksi cuti bersama para hakim yang menuntut peningkatan kesejahteraan, khususnya kenaikan gaji.
Jokowi menyatakan bahwa permasalahan tersebut masih dalam proses kajian oleh beberapa kementerian terkait, seperti Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), serta Kementerian Keuangan (Menkeu).
"Saat ini semuanya masih dalam proses kajian dan perhitungan di Kemenpan-RB, Menkumham, dan Kementerian Keuangan," ujar Jokowi di Jakarta Convention Center, Selasa (8/10/2024), sebagaimana dilaporkan oleh Antara.
Jokowi menambahkan bahwa proses kalkulasi terkait kenaikan gaji para hakim masih berjalan.
"Semua sedang dihitung dan dipertimbangkan," lanjutnya.
Aksi cuti massal yang dilakukan oleh para hakim digelar mulai 7 Oktober hingga 11 Oktober 2024.
Baca juga: PN Makale Tana Toraja Dukung Aksi Mogok Nasional Hakim se-Indonesia
Aksi ini merupakan bentuk protes atas gaji dan tunjangan yang tidak berubah selama 12 tahun terakhir.
Kenaikan gaji hakim terakhir kali terjadi pada tahun 2012 melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2012 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim di bawah Mahkamah Agung.
Fauzan Arrasjid, juru bicara Gerakan Cuti Bersama Hakim se-Indonesia, menyatakan bahwa gerakan ini lahir dari kekecewaan para hakim terhadap lambatnya respons pemerintah dalam memperbaiki kesejahteraan mereka.
Baca juga: KY Minta Mahkamah Agung Pecat 3 Hakim yang Vonis Bebas Ronald Tannur
| Kader PSI di Hotel Claro Makassar: "Jokowi, Jokowi, Jokowi" |
|
|---|
| Spanduk “Adili Jokowi” Terbentang di Depan Arena Rakernas PSI di Makassar |
|
|---|
| Warga Toraja di Jakarta Bawakan Lagu Marendeng Marampa dalam Konser Pra Kompetisi Sing From Kobe |
|
|---|
| Dua Kali Mangkir, Polisi Jemput Paksa Lisa Mariana Terkait Kasus Video Asusila |
|
|---|
| Jersey Timnas Indonesia di SEA Games 2025 Usung Motif Toraja dan Spirit Kebangsaan |
|
|---|