Minggu, 19 April 2026

Operasi Orde Baru Israel Tewaskan Pemimpin Tertinggi Hizbullah

serangan itu menargetkan markas bawah tanah Hizbullah yang berada di bawah bangunan tempat tinggal.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Operasi Orde Baru Israel Tewaskan Pemimpin Tertinggi Hizbullah
tribunnews
Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah. 

TRIBUNTORAJA.COM - Operasi 'Orde Baru' yang dilancarkan Israel menewaskan pemimpin tertinggi Hizbullah, Hassan Nasrallah.

Operasi ini menggempur markas Hizbullah yang berada di Beirut, ibu kota Lebanon.

Serangan udara itu menghancurkan banyak bangunan di pinggiran selatan Beirut yang menjadi markas Hizbullah selama bertahun-tahun.

Menurut militer Israel, serangan itu menargetkan markas bawah tanah Hizbullah yang berada di bawah bangunan tempat tinggal.

“Jet tempur Angkatan Udara Israel dengan panduan intelijen yang akurat dari sayap intelijen dan sistem pertahanan telah menyerang markas pusat Hizbullah yang berada di bawah tanah, di bawah bangunan tempat tinggal di area Daha, Beirut,” demikian pernyataan Israel pada hari Sabtu.

“Serangan dilakukan saat pemimpin tertinggi Hizbullah itu berada di markas.”

Rekaman dari tempat kejadian memperlihatkan bangunan-bangunan di sana hancur.

Banyak warga yang tampak melarikan diri dari area itu. Tim penyelamat dikerahkan untuk mencari para korban.

Israel kemudian mengunggah foto yang memperlihatkan situasi di ruang kontrol.

Di sana Kepala Staf Umum Israel mengawasi operasi yang menargetkan Nasrallah.

Hizbullah Umumkan Kematian Nasrallah

Pascaserangan ini, Hizbullah mengonfirmasi bahwa pemimpin tertingginya, Hassan Nasrallah, tewas karena serangan Israel di Kota Beirut pada hari Jumat.

“Yang Mulia, guru perlawanan, hamba budiman, telah berpulang ke sisi Tuhan yang meridhoinya sebagai syuhada besar,” kata Hizbullah dikutip dari Middle East Eye.

“Kepemimpinan Hizbullah bersumpah untuk meneruskan jihad dalam melawan musuh, membela Gaza dan Palestina, dan membela Lebanon, dan rakyatnya yang teguh dan terhormat.”

Dalam serangan itu, jet tempur Israel menjatuhkan sekitar sepuluh bom penghancur bunker di bangunan-bangunan yang berada di pinggiran selatan kawasan Dahiyeh.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved