Sains
Fenomena Equinox Terjadi Hari Ini, Apa Dampaknya?
Guswanto memastikan bahwa fenomena equinox tidak menyebabkan peningkatan suhu yang signifikan atau permanen.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-equinox-musim-panas-hiking-camping-berkemah-jalan-jalan-panas-matahari-terik-2132024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Hari ini, Senin (23/9/2024), Indonesia akan mengalami fenomena equinox.
Fenomena astronomi ini terjadi ketika posisi matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa, yang menyebabkan durasi siang dan malam menjadi sama di seluruh bagian Bumi.
Meski sering dikaitkan dengan peningkatan suhu, para ahli menyatakan bahwa hubungan antara equinox dan perubahan suhu di Indonesia tidak sesederhana itu.
Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Guswanto, menjelaskan bahwa equinox adalah fenomena di mana posisi semu matahari melintas tepat di ekuator.
"Fenomena ini terjadi saat posisi semu matahari berada tepat di garis khatulistiwa," kata Guswanto, Minggu (22/9/2024).
Ia menambahkan bahwa meskipun sinar matahari lebih optimal di wilayah ekuator, termasuk Indonesia, hal ini tidak berarti akan terjadi peningkatan suhu yang signifikan.
Baca juga: Fenomena Supermoon Bakal Hiasi Langit Mulai Agustus 2024, Berlangsung Selama 4 Bulan
Masyarakat mungkin hanya merasakan panas yang lebih terik karena intensitas sinar matahari lebih kuat dibandingkan hari biasa.
"Berbeda dengan gelombang panas. Ini hanya panas terik harian, seperti ketika tidak ada tutupan awan, sinar matahari terasa lebih menyengat," jelasnya.
Guswanto juga menegaskan bahwa peningkatan suhu harus diukur menggunakan alat seperti termometer dan tidak hanya didasarkan pada perasaan.
Baca juga: Fenomena La Nina Diprediksi Muncul di Indonesia Agustus 2024, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem
| Ada Fenomena Cold Moon Malam Ini 4 Desember 2025, Jadi Supermoon Terakhir Tahun Ini |
|
|---|
| Fenomena Supermoon Terangi Langit Malam Ini, Bulan Berada di Titik Terdekat dengan Bumi |
|
|---|
| Fenomena Supermoon dan Harvest Moon Malam ini 7 Oktober 2025, Apa Itu? |
|
|---|
| 5 Fenomena Hujan Meteor Bakal Hiasi Langit Indonesia Oktober 2025 |
|
|---|
| Gerhana Bulan Total 7-8 September 2025 Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia |
|
|---|