Kasus Pertama Mpox Clade 1b di Luar Afrika Ditemukan di Swedia
Mpox paling umum ditemukan di hutan hujan tropis di Afrika Barat dan Afrika Tengah, dengan ribuan kasus infeksi yang tercatat setiap tahunnya.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Virus-corona.jpg)
Mpox paling umum ditemukan di hutan hujan tropis di Afrika Barat dan Afrika Tengah, dengan ribuan kasus infeksi yang tercatat setiap tahunnya.
Saat ini, ada beberapa wabah Mpox yang terjadi secara bersamaan, dipicu oleh jenis Clade 1b yang lebih baru dan lebih serius, pertama kali diidentifikasi pada September lalu.
Baca juga: Mulai Merebak di Indonesia, Ini Dia Gejala, Cara Pencegahan, dan Wilayah Terdampak Cacar Monyet
Sejak Mpox Clade 1b pertama kali ditemukan di Republik Demokratik Kongo, kasus telah terkonfirmasi di Burundi, Kenya, dan Rwanda, sebelum akhirnya teridentifikasi di Swedia.
Sementara itu, Clade 2 yang sempat menyebabkan darurat kesehatan publik pada tahun 2022, relatif lebih ringan, dengan sekitar 300 kasus yang telah terdeteksi di Swedia.
(*)
| Wapres Gibran Pamerkan Sistem Pembayaran QRIS di Forum KTT G20 Afrika Selatan |
|
|---|
| Bule Swedia Nyanyi Lagu Tasi Pagarri Mo di Pembukaan Pameran Produk Unggulan Tana Toraja |
|
|---|
| Indonesia Resmi Bergabung Sebagai Anggota Penuh BRICS |
|
|---|
| Flu Babi Afrika ASF Kembali Merebak di 32 Provinsi Jelang Natal, Bagaimana di Toraja? |
|
|---|
| KBRI Kairo Dorong Peningkatan Ekspor dan Investasi Indonesia di Mesir |
|
|---|