Kamis, 7 Mei 2026

Kasus Pertama Mpox Clade 1b di Luar Afrika Ditemukan di Swedia

Mpox paling umum ditemukan di hutan hujan tropis di Afrika Barat dan Afrika Tengah, dengan ribuan kasus infeksi yang tercatat setiap tahunnya.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Kasus Pertama Mpox Clade 1b di Luar Afrika Ditemukan di Swedia
ist
Ilustrasi 

TRIBUNTORAJA.COM, STOCKHOLM - Otoritas Kesehatan Swedia melaporkan bahwa kasus pertama Mpox Clade 1b, yang dikenal lebih berbahaya, telah terdeteksi di luar Afrika.

Menurut laporan resmi, pasien yang terinfeksi Mpox tersebut diketahui sempat tinggal di Afrika, wilayah yang saat ini dilanda wabah Mpox Clade 1.

Laporan ini muncul hanya beberapa jam setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah Mpox di Afrika kini menjadi darurat kesehatan publik dengan perhatian internasional.

 

 

Dilaporkan, sekitar 450 orang telah meninggal sejak awal wabah Mpox terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Penyakit ini terus menyebar ke wilayah Afrika Tengah dan Afrika Timur.

Kepala Penjabat Badan Kesehatan Publik Swedia, Olivia Wigzell, menyatakan bahwa pasien yang terinfeksi Mpox saat ini sedang dirawat di Stockholm.

 

Baca juga: WHO Umumkan Mpox Sebagai Darurat Kesehatan Global Baru: Apa yang Perlu Diketahui?

 

“Pasien tertular saat tinggal di wilayah Afrika yang tengah mengalami wabah besar Mpox Clade 1,” ujar Wigzell, dikutip dari BBC.

Mpox yang dulu dikenal sebagai cacar monyet, ditularkan melalui kontak dekat, seperti hubungan seksual, kontak kulit ke kulit, serta berbicara atau bernapas di dekat orang lain.

Penyakit ini menimbulkan gejala mirip flu, lesi kulit, dan bisa berakibat fatal, dengan tingkat kematian 4 dari 100 kasus.

 

Baca juga: Sudah 14 Kasus Cacar Monyet, Kemenkes Lapor WHO

 

Mpox paling umum ditemukan di hutan hujan tropis di Afrika Barat dan Afrika Tengah, dengan ribuan kasus infeksi yang tercatat setiap tahunnya.

Saat ini, ada beberapa wabah Mpox yang terjadi secara bersamaan, dipicu oleh jenis Clade 1b yang lebih baru dan lebih serius, pertama kali diidentifikasi pada September lalu.

 

Baca juga: Mulai Merebak di Indonesia, Ini Dia Gejala, Cara Pencegahan, dan Wilayah Terdampak Cacar Monyet

 

Sejak Mpox Clade 1b pertama kali ditemukan di Republik Demokratik Kongo, kasus telah terkonfirmasi di Burundi, Kenya, dan Rwanda, sebelum akhirnya teridentifikasi di Swedia.

Sementara itu, Clade 2 yang sempat menyebabkan darurat kesehatan publik pada tahun 2022, relatif lebih ringan, dengan sekitar 300 kasus yang telah terdeteksi di Swedia.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved