Kamis, 9 April 2026

Kasus Pertama Mpox Clade 1b di Luar Afrika Ditemukan di Swedia

Mpox paling umum ditemukan di hutan hujan tropis di Afrika Barat dan Afrika Tengah, dengan ribuan kasus infeksi yang tercatat setiap tahunnya.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Kasus Pertama Mpox Clade 1b di Luar Afrika Ditemukan di Swedia
ist
Ilustrasi 

TRIBUNTORAJA.COM, STOCKHOLM - Otoritas Kesehatan Swedia melaporkan bahwa kasus pertama Mpox Clade 1b, yang dikenal lebih berbahaya, telah terdeteksi di luar Afrika.

Menurut laporan resmi, pasien yang terinfeksi Mpox tersebut diketahui sempat tinggal di Afrika, wilayah yang saat ini dilanda wabah Mpox Clade 1.

Laporan ini muncul hanya beberapa jam setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah Mpox di Afrika kini menjadi darurat kesehatan publik dengan perhatian internasional.

 

 

Dilaporkan, sekitar 450 orang telah meninggal sejak awal wabah Mpox terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Penyakit ini terus menyebar ke wilayah Afrika Tengah dan Afrika Timur.

Kepala Penjabat Badan Kesehatan Publik Swedia, Olivia Wigzell, menyatakan bahwa pasien yang terinfeksi Mpox saat ini sedang dirawat di Stockholm.

 

Baca juga: WHO Umumkan Mpox Sebagai Darurat Kesehatan Global Baru: Apa yang Perlu Diketahui?

 

“Pasien tertular saat tinggal di wilayah Afrika yang tengah mengalami wabah besar Mpox Clade 1,” ujar Wigzell, dikutip dari BBC.

Mpox yang dulu dikenal sebagai cacar monyet, ditularkan melalui kontak dekat, seperti hubungan seksual, kontak kulit ke kulit, serta berbicara atau bernapas di dekat orang lain.

Penyakit ini menimbulkan gejala mirip flu, lesi kulit, dan bisa berakibat fatal, dengan tingkat kematian 4 dari 100 kasus.

 

Baca juga: Sudah 14 Kasus Cacar Monyet, Kemenkes Lapor WHO

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved