Jufri Rahman Akan Dilantik Sebagai Sekda Sulsel Besok
Kepastian ini sekaligus mengakhiri kekosongan kursi Sekda Sulsel. Jabatan Sekda Sulsel pertamakali lowong sejak Desember 2022 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Jufri-Rahman.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKASSAR - Jufri Rahman dikabarkan akan dilantik sebagai Sekda Pemprov Sulsel besok, Rabu (14/8/2024).
Informasi pelantikan sudah beredar hari ini, Selasa (13/8/2024).
Sebelumnya potongan Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan Jufri Rahman sudah beredar luas pada Jumat (9/8/2024) malam.
Dalam surat tertulis nama Drs Jufri Rahman MSi diangakat menjadi Sekda Sulsel.
“Mengangkat Sdr Drs Jufri Rahman MSi NIP 196609191986031003, Pembina Utama (IV/e), sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), terhitung sejak saat pelantikan dan kepadanya diberikan tunjangan jabatan struktural eselon I.b., sesuai peraturan perundang-undangan,” demikian salah satu keputusan petikan dalam Keppres tersebut.
Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Kabinet Indonesia Maju Thanon Aria Dewangga nampak membubuhkan tanda tangan di lembaran surat itu.
SK ini diterbitkan tertanggal 6 Agustus 2024.
Surat ini bernomor Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97/TPA Tahun 2024.
Plt Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, berharap Sekda Sulsel definitif bisa bekerja sebaik-baiknya sesuai dengan tupoksinya.
Dia bahkan menekankan agar Sekda Sulsel definitif bekerja layaknya tata surya yang telah memiliki garis edar.
“Kalau Sekda itu kan dia sudah tahu tugasnya. Jadilah seperti tata surya yang setia pada orbit. Seperti ada di Surat Yasin ayat 40,” kata Zudan.
Kepastian ini sekaligus mengakhiri kekosongan kursi Sekda Sulsel. Jabatan Sekda Sulsel pertamakali lowong sejak Desember 2022 lalu.
Artinya, 19 bulan Sekda Susel tanpa pejabat definitif.
Kosongnya jabatan ini imbas dari perselisihan antara Gubernur Sulsel saat itu, Andi Sudirman Sulaiman, dengan Abdul Hayat Gani yang menjabat sebagai Sekda Sulsel.
'Perselisihan' itu berujung pada pencopotan Abdul Hayat Gani dari jabatannya. Posisi Abdul Hayat digantikan oleh mantan Bupati Pinrang, Aslam Patonangi.
Lelang Jabatan
Jufri Rahman terpilih dari tiga besar nama calon Sekda Sulsel hasil seleksi beberapa waktu lalu.
Seleksi lelang jabatan tersebut sebelumnya digelar di era Andi Sudirman Sulaiman (ASS) masih menjabat Gubernur Sulsel pada 2023 lalu. Tiga nama yang lolos seleksi bahkan sudah dikirimkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Adapun nama pejabat yang lolos tiga besar yang diumumkan tim seleksi (timsel) saat itu, yakni Sukarniaty Kondolele (kala itu sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulsel).
Muh Iqbal Suhaeb (Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Sulsel), dan Andi Taufik (Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara).
Jufri Rahman sebenarnya ada di urutan keempat. Namun atas nama Sukarniaty Kondolele yang berada di urutan ketiga memasuki masa pensiun sehingga Jufri Rahman naik di urutan ketiga.
Dalam seleksi itu, Jufri Rahman memperoleh nilai 89,82.
Nama lain yang masuk sebagai kandidat Sekda Sulsel yakni, Iqbal Suaeb dan Andi Taufik.
Pj Bupati Bone
Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, melantik Andi Winarno Eka Putra sebagai Penjabat Bupati Bone, di Aula Tudang Sipulung, Minggu (11/8/2024) malam.
Winarno yang juga merupakan Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian Sulsel ini menggantikan Andi Islamuddin, yang mengundurkan diri untuk bertarung di Pilkada Bone.
Meski tak lagi menjabat Pj Bupati Bone, Andi Islamuddin akan kembali menjabat Sekda Bone, karena belum mengajukan pensiun dini, hingga penetapan di KPU.
"Pak Andi Winarno dan Andi Islamuddin jalan sesuai orbitnya dan belajar dari tata surya. Jadi kita belajar dari tata surya agar kita jalan sesuai jalurnya. Jangan ada yang keluar jalur," pesan Prof Zudan usai pelantikan dikutip dari situs resmi Pemprov Sulsel.
Menurut Prof Zudan, bila semua orang bisa meneladani tata surya, dirinya yakin akan berjalan sesuai aturan atau edarnya masing-masing. "Kita semua bisa meneladani tata surya dan masing-masing setia pada orbitnya," tambahnya.
Khusus kepada Andi Winarno, Prof Zudan berpesan agar menerapkan kebijakan sesuai apa yang dirinya terapkan di Pemprov Sulsel. Antara lain, pencairan gaji ASN dan non ASN sesuai waktunya, demikian juga Tambahan Penghasilan Pegawai (TTP) segera selesaikan.
"Saya titip ya Pak Andi Winarno. Berikan hak pegawai. Gajian setiap tanggal 1 dan bayarlah TPP sesuai waktunya. Kalau belum selesai, tolong diselesaikan sama-sama antara Andi Winarno dan Andi Islamuddin," pesan Prof Zudan.
(*)
| Pemprov Sulsel Lantik 4.047 PPPK Tahap 2 di Kantor Gubernur Hari Ini |
|
|---|
| Cegah Kasus Penculikan Anak Terulang, Pemprov Sulsel Akan Pasang CCTV di Area Publik |
|
|---|
| Pemprov Minim Perhatian, 2 Atlet Angkat Besi Andalan Sulsel Pindah ke Jawa Timur |
|
|---|
| Ada 111 Izin Usaha Pertambangan di Sulsel, Dua di Toraja Utara |
|
|---|
| APBD Perubahan Sulsel 2025 Naik Rp600 Miliar |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.