Sabtu, 25 April 2026

BMKG: Gempa di Dua Megathrust Indonesia Hanya Menunggu Waktu

Berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017, gempa terakhir di kedua segmen megathrust tersebut terjadi lebih dari dua abad yang lalu.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto BMKG: Gempa di Dua Megathrust Indonesia Hanya Menunggu Waktu
int/Pixabay
ilustrasi 

Berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017, gempa terakhir di kedua segmen megathrust tersebut terjadi lebih dari dua abad yang lalu.

Megathrust Selat Sunda, yang memiliki panjang 280 km, lebar 200 km, dan pergeseran (slip rate) 4 cm per tahun, terakhir kali mengalami gempa besar pada tahun 1699 dan 1780 dengan magnitudo 8,5.

Sementara itu, Megathrust Mentawai-Siberut, yang memiliki panjang 200 km dan lebar 200 km, serta slip rate 4 cm per tahun, pernah mengalami gempa besar pada tahun 1797 dengan magnitudo 8,7 dan pada tahun 1833 dengan magnitudo 8,9.

 

Baca juga: Jepang Keluarkan Peringatan Waspada Getaran Susulan usai Diguncang Gempa 7,1 M

 

Seperti halnya Megathrust Nankai, Daryono menjelaskan bahwa gempa di zona megathrust sangat berpotensi memicu tsunami.

"Setiap gempa besar dan dangkal di zona megathrust dapat menyebabkan patahan dengan mekanisme naik (thrust fault), yang dapat mengganggu kolom air laut dan memicu tsunami," jelasnya.

 

Baca juga: Gempa 7,1 SR Guncang Jepang, Ada Peringatan Tsunami

 

Menanggapi potensi pecahnya dua segmen tersebut, BMKG telah menyiapkan sistem pemantauan, pemrosesan, dan penyebaran informasi gempa bumi serta peringatan dini tsunami yang lebih cepat dan akurat.

BMKG juga telah memberikan edukasi, pelatihan mitigasi, simulasi evakuasi berbasis pemodelan tsunami kepada pemerintah daerah, pemangku kepentingan, masyarakat, pelaku usaha pariwisata pantai, industri pantai, serta infrastruktur penting seperti pelabuhan dan bandara di daerah pantai.

(*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved