Rabu, 22 April 2026

5 Tokoh Nahdlatul Ulama Bertemu Presiden Israel Bakal Dipecat

Savic menilai, meskipun mengatasnamakan kunjungan pribadi, mereka dikenal sebagai warga dan bahkan aktivis NU, dan itu akan memperburuk citra NU

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto 5 Tokoh Nahdlatul Ulama Bertemu Presiden Israel Bakal Dipecat
tribunnews
5 Tokoh Nahdliyin bertemu Presiden Israel Isaac Herzog 

Sedangkan Isaac Herzog juga tersenyum duduk di depan mereka.

Diketahui, foto tersebut terpajang di akun Instagram Zainul Maarif. Ia adalah salah satu tokoh muda NU yang juga satu dari lima orang yang bertemu dan foto bareng Presiden Israel Isaac Herzog.

Pertemuan lima cendekiawan NU dengan Isaac Herzog ini pun ramai dianggap melanggar prinsip kemanusiaan.

Pertemuan itu pun mendapatkan kritik dan cibiran keras dari berbagai pihak.

Karena seperti diketahui, hingga saat ini Israel masih terus melakukan serangan brutalnya ke Gaza.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) angkat bicara terkait dengan kunjungan sejumlah tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) ke Israel.

Juru Bicara Kemenlu RI yang juga Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan Kemenlu RI Rolliansyah Soemirat menyarankan agar hal tersebut ditanyakan kepada PBNU.

"Terkait adanya kunjungan dari beberapa tokoh muda NU ke Israel, sebaiknya teman-teman media kontak PBNU untuk berbagai informasi lebih lanjut," kata pria yang akrab disapa Roy tersebut dalam keterangan tertulis.

"Kemlu tidak dalam posisi untuk memberikan komentar terkait kunjungan tersebut, yang memang tidak terkait dalam bentuk apapun dengan posisi resmi Pemerintah RI," sambung dia.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menegaskan, tidak ada mandat apapun dari PBNU terhadap lima pemuda yang mengatasnamakan pengurus NU yang menemui Presiden Israel Isaac Herzoc.

Kata Gus Ipul, lima pemuda itu bahkan tidak pernah meminta izin apapun ke PBNU untuk melakukan pertemuan.

"Kelima orang tersebut tidak mendapat mandat PBNU. Juga tidak pernah meminta izin ijin ke PBNU," kata Gus Ipul.

Dirinya menegaskan, pertemuan tersebut sangat tidak bijaksana di tengah situasi yang ditentang oleh masyarakat Indonesia terhadap tindakan Israel terhadap Palestina.

Terlebih kata Gus Ipul, NU sebagai organisasi Islam berada di barisan depan mengutuk serangan terus menerus yang dilakukan Israel.

"Kepergian mereka ke Israel adalah tindakan yang sangat sangat tidak bijaksana, membingungkan dan mendapatkan banyak kecaman yang nyata. Kunjungan itu juga melukai perasaan kita semua,” kata Gus Ipul.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved