Polisi Bakal Periksa PO, Travel, dan Karoseri Terkait Kasus Kecelakaan Maut di Subang
Pihak berwenang memastikan akan memeriksa perusahaan otobus (PO), agen travel, dan karoseri untuk mengusut lebih lanjut kasus kecelakaan tragis terseb
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/smk-lingga-kencana-depok-naik-bus.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAWA BARAT - Polisi masih menyelidiki pihak-pihak yang mungkin bertanggung jawab dalam kecelakaan bus rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Subang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Pihak berwenang memastikan akan memeriksa perusahaan otobus (PO), agen travel, dan karoseri untuk mengusut lebih lanjut kasus kecelakaan tragis tersebut.
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Wibowo menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait akan dilakukan dalam waktu dekat.
Mereka akan diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.
Wibowo menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap PO, travel, dan karoseri dilakukan setelah berkonsultasi dengan sejumlah ahli.
Menurut para ahli, dalam insiden kecelakaan rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok, tidak hanya sopir yang menjadi masalah utama.
Baca juga: Menhub: Pihak Perusahaan Bus Bakal Diperiksa Terkait Kecelakaan Maut di Subang
“Kami akan memanggil dan meminta keterangan dari semua pihak. Bukan hanya PO saja, tetapi juga pengurus PO dan karoseri yang melakukan modifikasi pada bus tersebut,” kata Kombes Wibowo, dilansir dari laman resmi Polri pada Kamis (16/5/2024).
Kombes Wibowo menambahkan, kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus kecelakaan bus Trans Putera Fajar yang menewaskan 11 orang.
Oleh karena itu, penyidik kepolisian melakukan pemeriksaan kepada saksi untuk mendalami siapa yang bertanggung jawab atas perpanjangan uji KIR kendaraan bus tersebut.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Subang, Bus Ternyata Tak Punya Izin Angkutan
Kecelakaan Maut di Subang
Bus Pariwisata Putera Fajar
kecelakaan maut
Subang
Polda Jawa Barat
Jawa Barat
| Habitat Rusak akibat Tambang Emas, Macan Tutul hingga Elang Jawa di Gunung Salak Terancam Punah |
|
|---|
| Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajak Warga Pulihkan Hutan, Diupah Rp50 Ribu per Hari |
|
|---|
| Lima Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, Polisi Selidiki Penyebabnya |
|
|---|
| Lisa Mariana dan Pria Berinisial F Resmi Jadi Tersangka Kasus Video Asusila |
|
|---|
| Bocah 6 Tahun di Bogor Tewas Disiksa Ibu Tiri, Polisi Bongkar Makam dan Pastikan Penyebab Kematian |
|
|---|