Banjar Bandang Sumbar
Update Banjir Bandang di Sumbar, 31 Meninggal, 15 Hilang
Terkait 15 orang yang dilaporkan hilang, Suhartono menduga para korban ini telah meninggal dunia mengingat kondisi bencana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/agam654.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Banjir bandang lahar dingin yang melanda Sumatera Barat, Minggu (12/5/2024) pukul 16.00 WIB, menelan 31 korban jiwa dan 46 warga luka-luka.
Dari 31 korban meninggal, beberapa diantaranya belum teridentifikasi.
Selain korban meninggal dan luka-luka, sebanyak 15 orang masih dalam pencarian.
Banjir bandang menerjang tiga daerah di Sumbar, yakni Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang.
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono mengatakan, 31 korban meninggal berdasarkan update terbaru.
"Korban meninggal saat ini berada di RS Bhayangkara, RSAM Bukittinggi dan Puskesmas Kayu Tanam," ujar Irjen Suharyono, saat meninjau lokasi bencana di kawasan Lembah Anai, Tanah Datar.
Suharyono belum bisa memastikan data pasti korban yang dirawat di masing-masing rumah sakit.
"Data akuratnya belum saya kantongi, soalnya ini data terbaru. Dan beberapa korban juga sudah ada yang dibawa oleh keluarganya," ujarnya.
Terkait 15 orang yang dilaporkan hilang, Suhartono menduga para korban ini telah meninggal dunia mengingat kondisi bencana yang terjadi waktu mereka hilang.
"Kami juga masih membuka posko pengaduan dan pelayanan untuk masyarakat yang masih ada keluarganya belum ditemukan," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UPDATE Terbaru Korban Banjir Bandang di Sumbar, Kapolda : 31 Tewas, 15 Orang Hilang dan 46 Luka-luka
| Parang Toraja Buatan Markus So Langi Bernilai Seni, Harganya Rp8 Juta |
|
|---|
| Sepatu dan Baju Saya dari Keringat Buruh |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, Dishub Tana Toraja Kurangi Pergerakan |
|
|---|
| Lewat Stakeholder’s Day 2026, KPPN Makale Dorong Transaksi Non-Tunai |
|
|---|
| Permudah Akses Penyandang Disabilitas, Disnaker Tana Toraja Pindah Kantor |
|
|---|