8 Kecamatan Terendam Banjir Luwu, BPBD Kewalahan
Andi Baso Tenriesa mengungkapkan bahwa banyaknya titik banjir membuat petugas kewalahan dalam penanganannya.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bbanjir.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, LUWU - Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dilanda banjir yang telah merendam delapan kecamatan.
Banjir mulai menggenangi pemukiman warga pada Jumat (3/5/2024) sekitar pukul 04.00 Wita dini hari, dengan air berwarna coklat yang tercampur lumpur.
BPBD Luwu mengkonfirmasi bahwa banjir telah melanda delapan kecamatan.
"Delapan kecamatan yang terdampak banjir adalah Larompong Selatan, Larompong, Suli, Suli Barat, Belopa, Kamanre, Ponrang, dan Kamanre," ungkap Kepala BPBD Luwu, Andi Baso Tenriesa, pada Jumat.
Dilansir dari Tribun Timur, Andi Baso Tenriesa mengungkapkan bahwa banyaknya titik banjir membuat petugas kewalahan dalam penanganannya.
"Ada beberapa titik banjir di Luwu. Saat ini, personel BPBD telah dikerahkan ke Padang-padang, Malela, Noling, dan Larompong. Namun, petugas tidak mampu menangani semuanya," katanya.
Baca juga: Banjir Bandang di Luwu Sulawesi Selatan, Seluruh Desa di Kecamatan Suli Terendam
Sebanyak 57 personel dan 2 perahu karet telah dikerahkan oleh BPBD Luwu ke lokasi permukiman yang terdampak banjir.
"Seluruh personel yang kami miliki telah dikerahkan ke lokasi banjir. Total ada 57 orang bersama dengan perahu karet untuk melakukan evakuasi warga yang terdampak," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengumumkan bahwa Basarnas Makassar juga akan turun langsung ke lokasi banjir di Luwu.
Baca juga: Mapolres Enrekang Roboh, Kantor Inspektorat Banjir Setinggi Dada Orang Dewasa
| DPRD Toraja Utara Dukung Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Siap Tinggalkan Sulsel |
|
|---|
| Penyatuan Luwu Raya-Toraja Poros Baru Kekuatan Ekonomi Sulawesi |
|
|---|
| Toraja Siap Bergabung, Muncul Opsi Provinsi Luwu–Toraja |
|
|---|
| Cegah Bencana Saat Cuaca Ekstrem, BPBD Tana Toraja Tebang Pohon Rawan Tumbang |
|
|---|
| Lima Hari Terjebak di Jalan Poros Luwu, Sopir Bentangkan Spanduk: “Uang Jalan Habis, Istri Ditarik” |
|
|---|