Jumat, 17 April 2026

Paskah

Paus Fransiskus Serukan Perdamaian di Gaza dan Ukraina pada Perayaan Paskah

Meski berusia 87 tahun dan menghadapi masalah pernapasan sepanjang musim dingin, Paus tetap berkeliling di piazza beberapa kali dengan mobil pausnya..

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Paus Fransiskus Serukan Perdamaian di Gaza dan Ukraina pada Perayaan Paskah
AP Photo/Alessandra Tarantino
Paus Fransiskus melambaikan tangan ke arah jemaat dari balkon tengah Basilika Santo Petrus sebelum pemberkatan Urbi et Orbi (kepada kota dan dunia) di Vatikan, Minggu, 31 Maret 2024. 

Misa ini merupakan pembuka sebelum pemberkatan "Urbi et Orbi" (kepada kota dan dunia), di mana Paus secara tradisional memberikan daftar ancaman yang menghadang umat manusia.

Paus Fransiskus khususnya menyampaikan keprihatinannya kepada orang-orang di Ukraina dan Gaza serta semua yang terkena dampak perang, terutama anak-anak yang saat ini "lupa cara tersenyum."

"Dalam menghormati prinsip-prinsip hukum internasional, saya berharap akan adanya pertukaran semua tahanan antara Rusia dan Ukraina: semua bagi semua!" ujarnya.

 

Baca juga: Ibadah Paskah 2024 Jemaat Kibaid Paku Makale, Pdt Nirmala: Kubur Kosong Bukan Omong Kosong

 

Dia juga menyerukan pembebasan tahanan yang diambil dari Israel pada 7 Oktober dengan segera, serta gencatan senjata di Gaza dan akses kemanusiaan untuk warga Palestina.

"Kita tidak boleh membiarkan permusuhan saat ini terus membawa dampak buruk bagi warga sipil, yang saat ini berada di titik terendahnya, terutama bagi anak-anak," katanya.

Pidato Paus Fransiskus juga mencakup penderitaan di Haiti, Rohingya, dan para korban perdagangan manusia.

 

Baca juga: Kenapa Paskah Identik dengan Telur: Sejarah dan Makna di Balik Tradisi

 

Dalam beberapa minggu terakhir, Paus Fransiskus berupaya menghindari pidato panjang untuk menjaga kesehatannya.

Dia bahkan membatalkan homili Minggu Palma pekan lalu dan memilih untuk tetap di rumah dari prosesi Jumat Agung di Colosseum pada menit terakhir.

 

Baca juga: Pawai Obor Paskah 2024 Jemaat Rantelemo Tana Toraja Diikuti Lintas Generasi

 

Vatikan menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk "menjaga kesehatannya."

Keputusan itu tampaknya memberikan hasil, karena Paus Fransiskus dapat membacakan doa-doa dalam Misa Malam Paskah yang panjang pada Sabtu malam, serta memimpin Misa Minggu Paskah dan menyampaikan pidatonya.

(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved