Ramadan 1445 Hijriyah
Ramadan Mengaji Ala SMKN 1 Tana Toraja
Kegiatan tersebut mulai dari pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan topik amaliah Ramadan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/SMK23wee.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui dinas pendidikan menggelar program Ramadan Mengaji 1445 Hijriah/2024 Masehi untuk SMA/SMK/SLB.
Ramadan Mengaji dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Nomor 422.3/2567/DISDIK di ratusan SMA/SMK/SLB Sulsel, termasuk Tana Toraja.
SMKN 1 Tana Toraja salah satu sekolah yang menjalankan program Ramadan Mengaji selama empat hari, mulai Senin-Kamis (18-21/3/24).
81 siswa Muslim SMKN 1 Tana Toraja mengikuti program ini.
Pembina Program Ramadan Mengaji SMKN 1 Tana Toraja, Sudarmin TP, mengungkapkan terdapat enam poin kegiatan yang akan dijalankan peserta didiknya.
Kegiatan tersebut mulai dari pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan topik amaliah Ramadan, bimbingan baca Alquran, salat dhuha berjamaah, salat zuhur berjamaah, kultum tujuh menit, dan akan ditutup dengan buka puasa bersama.
“Kami memberikan pembiasaan-pembiasaan kepada siswa dengan salat berjamaah yaitu dhuha dan zuhur. Dan setelahnya ada kultum dari rekan-rekan guru tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan ibadah dan juga amalan-amalan pada bulan Ramadan,” ujar Sudarmin saat ditemui di Aula SMKN 1 Tana Toraja, Makale Utara, Senin (18/3) siang.
Menariknya, siswa-siswi SMKN 1 dibekali modul sebagai alat untuk menilai sejauh mana mereka memahami materi yang disampaikan.
“Kami membuat modul untuk menjadi salah satu alat sampai sejauh mana tingkat pemahaman siswa pada saat menerima materi. Yang kedua, sebagai perangkat bagi kami untuk melihat progress mereka karena setiap siswa memiliki pemahaman yang berbeda,” kata Sudarmin.
Modul tersebut menurut Sudarmin kemudian akan dievaluasi setiap harinya untuk menyesuaikan metode pembelajaran yang tepat, sehingga meminimalisir gap antar peserta didik.
“Dan itu kemudian dievaluasi setiap harinya untuk melihat metode apa yang digunakan untuk bisa menyamakan minimal, sehingga tidak ada gap yang signifikan antar satu siswa dengan siswa yang lain,” lanjutnya.
Tuntaskan Buta Aksara Alquran
Melalui program Ramadan Mengaji ini, Sudarmin mengharapkan dapat menuntaskan buta aksara Alquran peserta didik di SMKN 1 Tana Toraja.
“Dengan kegiatan ini, kita berharap akan mendorong niat untuk ibadah, untuk belajar.”
“Dan yang paling utama adalah semua niat kami ingin misinya itu menuntaskan bacaan Alquran. Kita berharap anak-anak kita pada saat keluar dari sekolah ini, tidak ada lagi yang buta aksara Alquran,” tutur Sudarmin
SMKN 1 Tana Toraja kemudian bekerjasama dengan pihak Kementrian Agama (Kemenag) melalui KUA Kecamatan Makale untuk mengajarkan Alquran dengan metode private-learning.
Sebanyak tujuh orang penyuluh KUA Kecamatan Makale hadir langsung membimbing siswa-siswi SMKN 1 Tana Toraja.
“Kami bergerak sebanyak tujuh orang mengajar, jadi setiap siswa kami hadapi satu persatu,” kata Penyuluh Fungsional Kecamatan Makale Utara sekaligus koordinator, Nuehaeda.
Menurut Nurhaeda, 81 orang peserta Ramadan Mengaji SMKN 1 Tana Toraja, rata-rata sudah paham aksara Alquran.
“Ada yang sudah lancar ada yang masih terbata-bata. Ini yang kami dapatkan tadi sudah mengerti rata-rata, cuma perlu diluruskan bacaannya, dipermantab.”
“Termasuk bacaan makhraj huruf, kemudian panjang pendek bacaannya,” tutup Nurhaeda.
Pantauan Tribun Toraja, Ramadan Mengaji di SMKN 1 Tana Toraja berlangsung khidmat, 81 peserta didik Muslim pun antusias memenuhi setiap kegiatan yang diampukan. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.