Batik Air
Ngeri, 28 Menit Pesawat Batik Air Terbang dengan Pilot dan Kopilot Tertidur
pilot dan kopilot menyantap mi instan di kokpit. Setelah penurunan penumpang selesai, proses boarding penumpang dilakukan, penerbangan kembali ke Jaka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/batik5d.jpg)
Kemudian, kopilot melakukan kontak awal dengan Air Traffic Services (ATS) Jakarta dan diinstruksikan menuju waypoin KURUS yang terletak di timur laut Bandara Soekarno Hatta. Beberapa saat kemudian, kopilot ikut tertidur.
Komunikasi ATS Jakarta dengan kopilot terputus. ATS Jakarta menelpon BTK6723 namun tidak ada respon dari pilot.
Bahkan, ATS Jakarta menghubungi pesawat lain untuk melakukan kontak dengan pilot BTK6723 tapi tidak ada satupun yang ditanggapi oleh pilot.
"Pada 09.11 WIB atau 28 menit setelah transmisi (komunikasi) terakhir yang direkam dari kopilot, si pilot terbangun dan sadar bahwa pesawat tidak berada pada jalur penerbangan yang benar. Pilot kemudian melihat kopilotnya tertidur, lalu membangunkannya," tulis Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam laporan investigasinya, dikutip Sabtu (9/3/2024).
Pada waktu yang hampir bersamaan, pilot menanggapi panggilan dari orang lain pilot dan Jakarta ACC.
Pilot memberi tahu ATS Jakarta bahwa BTK6723 mengalami radio masalah komunikasi dan saat ini masalah tersebut telah teratasi.
Penerbangan kemudian dilanjutkan dan mendarat di Jakarta dengan lancar. 153 orang penumpang selamat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, serta tidak ada kerusakan pada pesawat.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pilot-Kopilot Batik Air Tertidur Saat Penerbangan Kendari-Jakarta
| Dampak MBG, Susu UHT Langka di Tana Toraja, Pemilik Kafe Mengeluh |
|
|---|
| Cara SMAN 1 Toraja Utara Peringati Hari Kartini, Siswa Pakai Batik, Siswi Berkebaya |
|
|---|
| Pemkab Toraja Utara Dorong Pembentukan Satgas Anti Narkoba di Sekolah |
|
|---|
| Dapur MBG di Bittuang Tana Toraja Dekat Kandang Ayam, Bau dan Banyak Lalat |
|
|---|
| Sudah 19 Kopdes Merah Putih Dibangun di Toraja Utara, 132 Masih Cari Lahan |
|
|---|